Menekraf Dorong Ekosistem Kreatif Jadi Penggerak Daerah
- 06 Feb 2026 15:16 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan penguatan ekosistem kreatif di berbagai daerah menjadi kunci menjadikan ekonomi kreatif sebagai motor pertumbuhan ekonomi. Penguatan tersebut diharapkan mampu mendorong kontribusi ekonomi kreatif dari level daerah hingga nasional dan internasional.
Riefky mengatakan Kementerian Ekonomi Kreatif akan memfokuskan program pada kegiatan yang berdampak langsung terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) ekonomi kreatif. Langkah ini ditujukan untuk menciptakan nilai tambah yang signifikan dan berkelanjutan.
“Kementerian Ekonomi Kreatif ke depan lebih banyak memfokuskan kegiatan yang mendukung PDRB ekraf sehingga dapat terus meningkat,” kata Riefky di Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026.
Ia menegaskan penguatan PDRB menjadi indikator penting dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif daerah. Hal tersebut disampaikan Riefky dalam pertemuan bersama Pemerintah Kota Banjarbaru yang digelar di Autograph Tower.
Pertemuan itu membahas penguatan kolaborasi pusat dan daerah dalam pengembangan ekonomi kreatif. Riefky menyebut pembentukan Komite Ekonomi Kreatif Banjarbaru pada awal 2026 sebagai langkah strategis.
Komite tersebut diharapkan mampu membangun ekosistem ekraf yang lebih terstruktur, kolaboratif, dan berkelanjutan. Komite Ekraf Banjarbaru juga diharapkan menjadi motor penggerak subsektor kreatif unggulan berbasis komunitas.
Inovasi lokal dinilai menjadi kekuatan utama dalam pengembangan ekonomi kreatif daerah. "Dengan networking bersama Pemerintah Daerah Banjarbaru dan Komite Ekraf, kolaborasi dan komunikasi dapat diperkuat menuju Banjarbaru sebagai Kota Kreatif,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mempercepat pengembangan daerah. Kolaborasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif akan dilakukan melalui pemetaan dan penguatan basis data pelaku ekonomi kreatif.
Pendataan ini mencakup 17 subsektor ekonomi kreatif agar terintegrasi dalam program pemerintah. Melalui database mapping, pelaku ekonomi kreatif dapat memperoleh akses bantuan, pelatihan, serta fasilitasi yang lebih tepat sasaran.
Pendekatan ini dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku ekraf. "Tugas kementerian bersama pemda adalah mengkurasi pelaku ekraf dari local hero ke tingkat nasional hingga go global,” kata Riefky.
Ia menambahkan pelaku terkurasi berpeluang mendapatkan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun investor. Sementara itu, Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis dan Antar Lembaga Kementerian Ekraf Rian Syaf mendorong pemerintah daerah membentuk nomenklatur ekonomi kreatif.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menghidupkan semangat pengembangan ekonomi kreatif di daerah. Pada 2026 ditargetkan terdapat 30 provinsi serta 89 kabupaten/kota yang memiliki nomenklatur ekonomi kreatif.
Nomenklatur tersebut dapat berdiri mandiri atau digabungkan dengan dinas terkait. Ketua Harian Komite Ekraf Banjarbaru Narwanto menyampaikan Pemerintah Kota Banjarbaru telah menetapkan Peraturan Daerah Nomor 1
Tahun 2023 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif.
Regulasi ini menjadi dasar kepastian hukum dan arah kebijakan bagi 17 subsektor ekonomi kreatif. Narwanto menambahkan pihaknya telah menyusun roadmap Banjarbaru menuju Kota Kreatif.
Ia menyebut audiensi bersama Kementerian Ekonomi Kreatif berjalan positif dan selaras dengan program pusat. "Kami siap mengolaborasikan program daerah dengan dukungan Kementerian Ekraf untuk pengembangan Banjarbaru sebagai Kota Kreatif,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....