Trenggono Kerahkan Kapal Pengawas Angkut Bantuan ke NTT

  • 17 Agt 2026 23:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono melepas bantuan kemanusiaan untuk korban gempa Nusa Tenggara Timur di Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari pada Senin 17 Agustus 2026.
  • Bantuan merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.
  • Bantuan dikirim menggunakan Kapal Pengawas PSDKP Orca 06 menuju Labuan Bajo dengan estimasi waktu tempuh dua hari.

RRI.CO.ID, Kendari - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono melepas bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa NTT. Pelepasan berlangsung di Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin 17 Agustus 2026.

Bantuan hasil kolaborasi KKP dan Pemprov Sultra dikirim menggunakan Kapal Pengawas PSDKP Orca 06. Kapal menuju Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, dengan estimasi perjalanan selama dua hari.

“Di tengah kita memperingati hari kemerdekaan, saudara-saudara di NTT sedang menghadapi musibah. Karena itu, kemerdekaan juga harus kita maknai dengan hadir dan bergotong royong membantu saudara yang membutuhkan,” ujar Menteri Trenggono.

Ia menyampaikan duka cita mendalam atas gempa bermagnitudo 7,7 yang melanda NTT pada Sabtu 15 Agustus 2026. Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat terdampak merupakan bagian dari semangat kemerdekaan dan solidaritas sebagai satu bangsa.

Sejak hari pertama bencana, KKP membentuk satuan tugas dan membuka posko tanggap bencana. KKP juga berkoordinasi dengan berbagai pihak serta menghimpun donasi selama masa tanggap darurat dan pemulihan.

Dari Sulawesi Tenggara, KKP dan Pemprov Sultra mengumpulkan sekitar 50 ton bantuan untuk korban NTT. Bantuan itu berupa bahan makanan, obat-obatan, serta kebutuhan lain yang diangkut kapal pengawas KKP.

Bantuan tersebut merupakan tahap awal dan akan terus berlanjut sesuai kebutuhan masyarakat terdampak. KKP sebelumnya juga menggunakan kapal pengawas untuk menyalurkan bantuan korban bencana di Sumatra.

Saat ini, KKP melakukan identifikasi di lapangan terhadap para korban terdampak bencana. Identifikasi itu khusus menyasar masyarakat kelautan dan perikanan yang terdampak bencana.

Menteri Trenggono berharap bantuan segera diterima dan dimanfaatkan masyarakat terdampak. Bantuan tersebut diharapkan memperkuat semangat gotong royong antarsesama anak bangsa.

Setelah dari Sultra, KKP segera menyalurkan bantuan yang telah terkumpul di Jakarta. Bantuan itu meliputi makanan ringan, makanan cepat saji, pakaian layak pakai, selimut, dan genset.

“Ini adalah bentuk solidaritas kita sebagai satu bangsa. Ketika ada saudara kita yang membutuhkan, kita hadir dan saling menguatkan,” kata Menteri Trenggono.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....