Tiga Program Unggulan Kemenekraf Fokus Perkuat Ekonomi Kreatif Daerah
- 16 Jun 2026 07:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Program “Creative by Indonesia” dorong brand lokal ke pasar global.
- Kemen Ekraf akan fokus aktivasi desa kreatif yang sudah berjalan.
- Creative hub dihidupkan kembali untuk pelatihan dan lapangan kerja.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemen Ekraf) tengah menyiapkan tiga program unggulan (flagship). Tujuannya yakni memperkuat pengembangan ekonomi kreatif di berbagai daerah.
Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya menegaskan, program ini difokuskan pada optimalisasi potensi yang telah ada, bukan membangun dari awal. Ia menyebut, program pertama adalah aktivasi desa kreatif.
Menurutnya, langkah ini dilakukan dengan menghidupkan kembali desa-desa kreatif yang sudah berjalan. Baik yang dibina pemerintah daerah maupun kementerian dan lembaga lain.
“Bukan membangun desa kreatif baru, tetapi mengaktifasi yang sudah berjalan, baik yang dibina Pemda maupun Kementerian/Lembaga lain. Kita berkolaborasi untuk menghidupkan kreativitas di desa tersebut, sehingga bisa mempunyai nilai ekonomi,” kata Teuku Riefky kepada RRI.CO.ID, di Jakarta, Senin 15 Juni 2026.
Program kedua adalah aktivasi creative hub atau ruang kreatif yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. KemenEkraf akan mengintervensi ruang-ruang tersebut agar dapat difungsikan sebagai pusat pelatihan, workshop, serta pengembangan talenta kreatif.
“Banyak sekali kreatif hub yang dimiliki Pemda, komunitas, yang juga terbengkalai, tidak ada kegiatannya,” ucapnya. Ia menambahkan, langkah ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja sekaligus memberikan manfaat nyata bagi para pelaku ekonomi kreatif di daerah.
Adapun program ketiga adalah “Creative by Indonesia” yang bertujuan mendorong jenama lokal naik kelas. Melalui program ini, produk lokal akan dikurasi dari tingkat daerah menjadi nasional, hingga berpeluang menembus pasar global.
Kemen Ekraf menegaskan, seluruh program tersebut akan dijalankan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama pemerintah daerah. Hal ini dilakukan karena potensi ekonomi kreatif dinilai tersebar luas di berbagai wilayah Indonesia dan perlu dioptimalkan secara bersama-sama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....