Arab Saudi Mengapresiasi Tata Kelola Dam Haji Indonesia
- 10 Jun 2026 18:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Arab Saudi memberikan penghargaan atas kesuksesan tata kelola pembayaran dam resmi jemaah Indonesia
- Sebanyak 135.367 jemaah haji Indonesia menyalurkan pembayaran dam mereka secara resmi melalui Adahi
- Kerja sama ini memastikan pemotongan dan distribusi hewan dam berjalan transparan serta profesional
RRI.CO.ID, Makkah - Pemerintah Arab Saudi mengapresiasi tata kelola pembayaran dam jemaah haji Indonesia tahun ini. Penghargaan tersebut diberikan oleh Yayasan Wakaf Al-Mushaf kepada PPIH Arab Saudi.
Penyerahan plakat dilakukan di Kantor Daerah Kerja Makkah pada Senin, 8 Juni 2026. General Supervisor Wakaf Al-Mushaf Iskandar Muhammad Ismail menyampaikan rasa terima kasihnya langsung.
Ketua PPIH Arab Saudi Ian Heriyawan menerima plakat dengan didampingi jajarannya. "Penghargaan ini merupakan bentuk rasa terima kasih atas kerja sama baik dengan PPIH," ucapnya.
Prosesi tersebut turut disaksikan Kepala Daker Makkah Ihsan Faisal dan Kasi Bimbad Erti Herlina. Adahi merupakan satu-satunya lembaga resmi penata kelola kurban dari Pemerintah Arab Saudi.
Lembaga ini melayani seluruh jemaah haji dari berbagai negara di dunia. Jemaah haji tamattu dan qiran wajib membayar dam nusuk di Tanah Suci.
Kementerian Haji dan Umrah mendorong pengelolaan dam yang lebih tertib dan transparan. Langkah ini memastikan manfaat hewan dam sampai kepada penerima yang berhak.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak turut mengapresiasi program tersebut. "Keterlibatan Adahi memastikan proses penyembelihan berjalan profesional sesuai standar Arab Saudi," katanya.
Kemenhaj mencatat total data jemaah dalam rekapitulasi pembayaran dam mencapai 195.326 orang. Sebanyak 135.367 jemaah di antaranya menyalurkan pembayaran dam mereka melalui Adahi. Sisa jemaah lainnya memilih membayar di Tanah Air.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....