Tim Amirul Hajj Sorot Penyelarasan Kualitas PPIH
- 09 Jun 2026 06:08 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Tim Amirul Hajj juga menyoroti pentingnya penyelarasan kualitas antara PPIH kloter maupun non Kloter
- Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) akan melakukan evaluasi kedepannya
RRI.CO.ID, Tangerang - Tim Amirul Hajj juga menyoroti pentingnya penyelarasan kualitas antara PPIH kloter maupun non Kloter. Alhasil, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) akan melakukan evaluasi kedepannya.
Menteri Haji dan Umrah, Mochammad irfan Yusuf mengatakan Tim Amirul Hajj pendamping PPIH, hasil evaluasi menunjukkan petugas haji yang mengikuti pendidikan dan pelatihan secara komprehensif memiliki performa layanan yang lebih baik. Karena itu, standarisasi pelatihan dan peningkatan kompetensi petugas akan menjadi salah satu fokus pembenahan ke depan.
"Di bidang kesehatan, Tim Amirul Hajj juga memberikan perhatian khusus terhadap penguatan istithaah kesehatan. Kemudian, sistem penanganan jemaah sakit, serta ketersediaan tenaga kesehatan," ujarnya di Gedung VIP Terminal 3 Bandara Soetta, Senin, 8 Juni 2026.
Menurut Menhaj, aspek kesehatan akan menjadi salah satu fokus utama dalam penyelenggaraan haji tahun depan. "Kami ingin memastikan bahwa jemaah yang berangkat benar-benar memenuhi aspek istithaah kesehatan sehingga dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik dan aman," kata dia.
Selain itu, lanjutnya, rekomendasi juga mencakup peningkatan kualitas fasilitas tenda dan sanitasi, pengurangan penggunaan sampah plastik dalam operasional haji. Lalu, penyempurnaan timeline penyelenggaraan haji hingga penguatan tata kelola kontrak layanan agar lebih efektif, transparan dan akuntabel.
Menhaj mengungkapkan Otoritas Arab Saudi turut memberikan apresiasi atas peningkatan kualitas penyelenggaraan haji Indonesia. Menurutnya, berbagai capaian yang diraih tahun ini menunjukkan adanya lompatan kemajuan dalam tata kelola layanan jemaah yang perlu terus dijaga dan ditingkatkan.
Dalam kesempatan tersebut, Menhaj juga menyampaikan terima kasih kepada Media Center Haji (MCH) yang selama operasional haji. Lantaran, telah menghadirkan informasi yang cepat, mudah dipahami, dan menenangkan masyarakat serta keluarga jemaah di Tanah Air.
"Berbagai catatan dan rekomendasi yang kami terima akan menjadi bekal penting untuk terus memperbaiki kualitas penyelenggaraan haji Indonesia. Komitmen kami adalah menghadirkan layanan yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan jemaah," ucapnya.
Diketahui, sebanyak 47.012 jemaah haji telah kembali ke Tanah Air usai menunaikan ibadah Rukun Islam ke-lima di Arab Saudi. Jumlah tersebut dilayangkan langsung Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf di Gedung VIP Terminal 3 Bandara Soekarno-
Dimana Menhaj Irfan baru di Tanah Air bersama sebagian Tim Amirul Hajj usai menjalankan tugas pengawasan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M di Arab Saudi. Menurutnya, berakhirnya puncak ibadah haji tidak berarti berakhir pula tugas pelayanan kepada jemaah.
Saat ini, lanjutnya, fokus Kementerian Haji dan Umrah bersama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) adalah memastikan seluruh proses pemulangan jemaah ke Tanah Air. Tentunya harus berjalan aman, nyaman, dan lancar hingga kloter terakhir tiba di Indonesia.
"Hingga hari ini, sebanyak 120 kloter atau 47.012 jemaah haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air. Alhamdulillah seluruh tahapan penyelenggaraan haji secara umum berjalan sesuai harapan," ujarnya Irfan, Senin 8 Juni 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....