Dua Jemaah Haji Banten Meninggal di Tanah Suci

  • 31 Mei 2026 04:37 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kabar duka datang dari rombongan jemaah haji dari Embarkasi Banten yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 17
  • Dua jenaah calon haji asal Kabupaten Pandeglang dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci Makkah, Arab Saudi
  • Kedua jemaah tersebut diketahui bernama Santana dan Iwan Setiawan

RRI.CO.ID, Tangerang - Dua jamaah haji asal Banten meninggal dunia di tanah suci. Kabar duka ini datang dari rombongan jemaah haji kelompok terbang (kloter) 17 asal Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kedua jemaah tersebut diketahui bernama Santana dan Iwan Setiawan. Mereka meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Layanan Umum Pandeglang, Raden Yunce Dewi membenarkan kabar tersebut. Ia menyebut, salah satu jemaah haji 2026, Iwan Setiawan diduga mengalami gangguan kesehatan terkait jantung.

“Yang meninggal ada dua orang dari kloter kami, pertama Santana, kemudian Pak Iwan Setiawan. Informasinya beliau sempat pingsan, karena faktor jantung,” ujarnya, Sabtu 30 Mei 2026.

Iwan Setiawan sempat pingsan dikamar mandi sebelum mendapat penanganan medis. Santana sempat mengikuti rangkaian ibadah haji, namun kondisi kesehatannya menurun sehingga dirawat di rumah sakit.

Pihak Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memastikan kedua jenazah tidak dipulangkan ke Indonesia. Keduanya akan dimakamkan di Mekkah sesuai prosedur yang berlaku bagi jemaah haji yang wafat di Tanah Suci.

PPIH Pandeglang menyampaikan belasungkawa mendalam dan berharap keluarganya diberi kekuatan serta ketabahan. “Semoga husnul khatimah dan seluruh keluarga diberikan ketabahan,” ucapnya.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Banten Samsudin menyebutkan jumlah jemaah haji 2026 tercatat 9.192 jiwa. Mereka dibagi dalam 24 kloter.

Dari Pandeglang jemaah haji tahun 2026 mencapai 952 orang. "Jumlah tersebut terbagi dalam tiga kloter," kata Samsudin.

Kloter untuk jemaah haji Pandeglang adalah kloter 13 sebanyak 388 jemaah, kloter 17 (391 jemaah) dan kloter 23 (173 jemaah). Kedua jemaah yang meninggal berasal dari kloter 17.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....