Kemenhaj Perketat Penataan Tenda jelang Armuzna

  • 24 Mei 2026 10:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kemenhaj memperketat persiapan Armuzna
  • penataan tenda dilakukan sesuai kloter dan by name
  • KBIHU diminta tertib mengikuti komando pemerintah

RRI.CO.ID, Makkah – Kementerian Haji dan Umrah RI memperketat persiapan layanan menjelang puncak ibadah haji di Armuzna. Penguatan dilakukan agar jemaah Indonesia menjalankan ibadah dengan tertib, aman, dan nyaman.

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan seluruh skenario pelayanan lapangan terus dimatangkan. Mitigasi juga diperkuat untuk mengantisipasi persoalan yang berpotensi muncul saat puncak haji.

“Ini tinggal dua hari lagi masa puncak haji atau Armuzna; Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” ujar Dahnil di Makkah, ditulis, Minggu, 24 Mei 2026). Ia menyebut pemerintah sudah menyiapkan langkah antisipasi secara maksimal.

Dahnil menjelaskan, salah satu fokus utama pemerintah adalah penertiban tenda jemaah haji Indonesia. Petugas dikerahkan untuk memastikan penempatan jemaah sesuai kloter, daerah asal, hingga berbasis nama.

“Kami sudah memastikan masalah tenda untuk ada penertiban supaya semua jemaah nanti bisa mendapat tenda sesuai kebutuhan,” katanya. Menurutnya, pengecekan dilakukan sampai memastikan posisi kloter dan asal daerah jemaah.

Ia menegaskan seluruh pergerakan jemaah selama fase puncak haji harus berada dalam koordinasi Kemenhaj. KBIHU dan seluruh pihak terkait diminta mengikuti arahan pemerintah demi menjaga ketertiban.

“Saya dan Pak Menteri berulang kali menyatakan KBIHU harus tertib,” ucap Dahnil. Ia menegaskan penyelenggaraan haji berada di bawah komando Kementerian Haji dan Umrah.

Dahnil memastikan pemerintah tidak ragu menindak pihak yang mengabaikan aturan dan merugikan jemaah. “Kalau ada KBIHU atau oknum-oknum lain yang tetap bandel, saya pastikan kami akan segera cabut izinnya,” ujarnya.

Menurutnya, penyelenggaraan haji tahun ini menjadi momentum memperkuat layanan bagi tamu Allah. Pemerintah menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pelayanan haji berorientasi pada kebutuhan jemaah. (MCH)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....