PPIH Antisipasi Risiko Jemaah Rentan saat Armuzna Mina

  • 20 Mei 2026 14:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PPIH Arab Saudi membentuk Timsus Mina untuk perlindungan jemaah saat puncak haji
  • Tim diisi personel Linjam berpengalaman dalam operasional haji sebelumnya
  • Jemaah diminta tetap di lantai 3 saat lempar jumrah demi kelancaran arus

RRI.CO.ID, Makkah - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi membentuk tim khusus menghadapi risiko kepadatan selama fase Armuzna. Fokus utama diarahkan kepada jemaah lansia dan berisiko kesehatan.

Tim Khusus Mina diisi personel perlindungan jemaah berpengalaman operasional haji sebelumnya. Mereka disiapkan menghadapi lonjakan pergerakan jamaah di Mina.

Koordinator Satuan Operasional (Satop) Armuzna, Harun Arrasyid Usman, menyebut personel diberangkatkan lebih awal menuju Mina. Skema itu menjaga stamina petugas tetap optimal saat jemaah datang.

“Petugas langsung menuju Mina tanpa melewati Arafah terlebih dahulu. Kondisi mereka lebih siap membantu jemaah saat fase padat,” ujar Harun kepada Media Center Haji (MCH) di Makkah, Arab Saudi, Selasa, 19 Mei 2026.

Tim bertugas memantau kedatangan jemaah dari Muzdalifah menuju Jamrah Aqobah. Pengawasan juga dilakukan terhadap jemaah pengguna skema murur.

Menurut Harun, fase kedatangan jemaah menjadi titik paling rawan selama puncak haji. Kepadatan massa dan kelelahan fisik meningkatkan potensi gangguan keselamatan.

Sebagian besar jamaah Indonesia ditempatkan di Zona 3 dan Zona 5 Mina. Penempatan tersebar dalam 61 maktab sekitar Terowongan Muaisim.

Terowongan Muaisim diproyeksikan menjadi jalur utama arus jemaah menuju tenda. Jalur itu memiliki jarak tempuh pulang-pergi sekitar 4,5 kilometer.

PPIH juga meminta jemaah tidak berpindah lantai usai lempar jumrah. Langkah itu dilakukan untuk mengurangi penumpukan massa di Jamarat.

“Pelaksanaan lempar jumrah diprioritaskan melalui lantai tiga Jamarat. Jemaah diminta mengikuti jalur kembali sesuai arahan petugas,” kata Harun.

Skema tanazul menuju hotel setelah lempar jumrah masih difinalisasi petugas. Rencana tersebut dipusatkan pada jemaah yang menempati Zona 5 Mina.

PPIH menilai pengaturan arus jemaah menjadi faktor penting keselamatan puncak haji. Kepatuhan jemaah terhadap arahan petugas dinilai menentukan kelancaran pergerakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....