Kemenhaj Pastikan Koki Indonesia Maksimalkan Cita Rasa Makanan untuk Jemaah Haji
- 17 Mei 2026 07:42 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Timwas DPR menyoroti pemisahan kamar jemaah haji dari rombongannya di Arab Saudi
- DPR meminta sinkronisasi data jemaah susulan dipercepat pemerintah Indonesia dan Arab Saudi
- Pemisahan kamar dinilai mengganggu distribusi konsumsi dan pelayanan jemaah haji
RRI.CO.ID, Makkah – Kementerian Haji dan Umrah memastikan koki Indonesia akan menjaga kualitas makanan untuk jemaah haji Indonesia. Demikian disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji, Jaenal Effendi, usai rapat layanan konsumsi di Makkah.
Menurut dia, dapur katering di Arab Saudi terbuka bagi tenaga dari Indonesia. Karena itu, mayoritas penyedia katering mempekerjakan koki Indonesia untuk menghadirkan cita rasa Nusantara.
“Mayoritas mereka punya chef dari Indonesia,” katanya dikutip Sabtu, 16 Mei 2026. Menurut dia, sebagian dapur katering bahkan mempekerjakan banyak tenaga kerja asal Indonesia.
Saat ini terdapat 51 dapur di Makkah yang melayani kebutuhan konsumsi jemaah calon haji Indonesia. Seluruh dapur dipastikan memenuhi standar otoritas makanan Indonesia maupun Arab Saudi.
Jaenal mengatakan penyerapan tenaga kerja Indonesia menjadi capaian positif penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Kebijakan itu dinilai mendukung penguatan ekosistem ekonomi haji nasional.
“Tujuan menciptakan ekosistem ekonomi haji bisa tercapai dengan baik,” ujarnya menjelaskan manfaat program tersebut. Menurut dia, peluang kerja baru terbuka bagi tenaga terampil Indonesia di Arab Saudi.
Kemenhaj juga memastikan menu siap santap tersedia bagi jemaah selama pelaksanaan ibadah haji. Menu khas Nusantara seperti rendang disiapkan melalui keterampilan para koki Indonesia.
Kehadiran makanan bercita rasa Indonesia diharapkan mengurangi kerinduan jemaah terhadap Tanah Air selama berhaji. Mereka juga diharapkan lebih nyaman menjalani puncak ibadah haji di Tanah Suci.
Pemerintah terus mengawasi kualitas konsumsi jemaah agar makanan tetap aman dan layak dikonsumsi setiap hari. Ini dilakukan bersama penyedia katering dan otoritas makanan Arab Saudi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....