Timwas Haji DPR Garansi Awasi Kapasitas Kamar, Katering, hingga Penaganan Jemaah

  • 12 Mei 2026 15:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal menggaransi, Timwas Haji DPR RI melakukan pengawasan langsung terhadap kualitas layanan jemaah haji.
  • Ia mengatakan, Timwas DPR RI akan memastikan seluruh kesepakatan pelayanan haji benar-benar diterapkan di lapangan
  • Kalau memang kamarnya luas, kamarnya luas dan layak, ya kalau misalkan jumlahnya hanya 1-2 kamar kan tidak masalah.

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal menggaransi, Timwas Haji DPR RI melakukan pengawasan langsung terhadap kualitas layanan jemaah haji. Pengawasan tersebut, mencakup kapasitas kamar hotel, layanan katering, hingga penanganan jemaah nonprosedural.

“Ada beberapa catatan yang mungkin nanti juga kita di lapangan akan melihat. Yang pasti kita akan berpedoman, berpatokan pada hasil Panja ini semua,” kata politikus PKB ini dalam keterangan persnya, di Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.

Ia mengatakan, Timwas DPR RI akan memastikan seluruh kesepakatan pelayanan haji benar-benar diterapkan di lapangan. Khususnya, terkait akomodasi jemaah di Makkah dan Madinah.

“Bagaimana misalkan penempatan di kamar-kamar hotel yang kita sepakati empat orang. Kenapa bisa terjadi misalkan ini lebih dari empat orang? Nah, ini kita akan melihat nanti,” ucap Cucun.

Menurutnya, penempatan jemaah melebihi kapasitas hanya dapat ditoleransi apabila kondisi kamar memang luas dan layak. Namun, diingatkannya agar jemaah tidak dipaksakan tinggal di kamar sempit dengan jumlah penghuni berlebih.

“Kalau memang kamarnya luas, kamarnya luas dan layak, ya kalau misalkan jumlahnya hanya 1-2 kamar kan tidak masalah. Tetapi kalau misalkan ini dipaksakan kamarnya sempit kemudian juga ditumpuk orang lebih dari empat kan enggak bagus,” ujar Cucun.

Sebelumnya diberitakan, Kemenhaj memastikan, memperkuat layanan jemaah Indonesia menjelang puncak ibadah haji 2026. Penguatan meliputi akomodasi, konsumsi, transportasi, dan layanan kesehatan jemaah.

Hingga, Sabtu, 9 Mei 2026, operasional haji memasuki hari ke-19 dan berjalan lancar. Sebanyak 303 kloter membawa 117.452 jemaah dan 1.209 petugas menuju Arab Saudi.

Pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah berlangsung bertahap dan terkendali. Sebanyak 165 kloter dengan 63.822 jemaah telah tiba di Makkah.

Kedatangan gelombang kedua melalui Bandara Jeddah juga terus berlangsung. Sebanyak 28 kloter membawa 10.731 jemaah dan 113 petugas tiba di Arab Saudi.

Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, memastikan layanan terus diperkuat bagi seluruh jemaah Indonesia. “Prioritas kami memastikan jemaah mendapat layanan terbaik selama berada di Arab Saudi,” ujarnya, Minggu, 10 Mei 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....