Keselamatan Jemaah Haji Indonesia Jadi Perhatian Komisi VIII DPR

  • 14 Mei 2026 10:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Anggota Komisi VIII DPR RI, Aprozi Alam menegaskan, keselamatan jemaah haji Indonesia menjadi prioritas utama.
  • Jemaah yang meninggal dunia disebabkan karena sakit berjumlah 24 orang.
  • DPR akan tetap mengawal kinerja Kementerian Haji dan Umrah RI dan sangat mendukung bagaimana pelayanan dan keselamatan jemaah

RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, Aprozi Alam menegaskan, keselamatan jemaah haji Indonesia menjadi prioritas utama. Keselamatan jemaah haji di Makkah dan Madinah, harus dijaga bersama oleh seluruh pihak terkait.

Pernyataan tersebut merespons sebanyak 24 jemaah haji Indonesia meninggal dunia karena sakit selama menjalani rangkaian ibadah haji. Diharapkan, jumlah jemaah haji yang meninggal tahun 2026 ini tidak bertambah.

“Jemaah yang meninggal dunia disebabkan karena sakit berjumlah 24 orang. Mudah-mudahan ini tidak bertambah,” kata Aprozi dalam keterangan persnya, di Jakarta, Kamis, 14 Mei 2026.

Saat ini, ia mengungkapkan, pelaksanaan ibadah haji 2026 yang mulai memasuki fase krusial di Arab Saudi. DPR berkomitmen, mengawal penuh penyelenggaraan ibadah haji agar para jemaah mendapatkan perlindungan dan pelayanan optimal di Saudim

"Kami terus memantau kondisi jemaah haji Indonesia yang berada di Makkah maupun Madinah. DPR akan tetap mengawal kinerja Kementerian Haji dan Umrah RI dan sangat mendukung bagaimana pelayanan dan keselamatan jemaah," ujar Aprozi.

Sebelumnya diberitakan, jumlah jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia di Arab Saudi kembali bertambah. Hingga 11 Mei 2026, total 24 jemaah dilaporkan wafat, sementara puluhan lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, pada Ahad 10 Mei 2026 terdapat satu jemaah wafat di Arab Saudi. Atas nama Qasiyani Sigito Tarmidi dari KNO-8 asal Kota Medan, Sumatera Utara," ujar Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui YouTube Kemenhaj, Senin, 11 Mei 2026.

Dengan demikian, kata Maria, jumlah jemaah wafat di Arab Saudi hingga saat ini mencapai 24 orang. "Kami menyampaikan duka cita yang mendalam, semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT," ucap Maria.

Tidak hanya itu, pemerintah juga mengungkapkan, kondisi terkini layanan kesehatan bagi jemaah Indonesia di Arab Saudi. Hingga saat ini, sebanyak 67 jemaah masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Hingga saat ini, 67 jemaah masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi. Petugas Kesehatan Haji Indonesia terus melakukan pemantauan aktif dan pendampingan, baik di hotel, sektor, maupun fasilitas kesehatan rujukan," ujar Maria.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....