Perjuangan Syekh Jamal Mengantar Jemaah Haji Korban Banjir Aceh
- 13 Mei 2026 17:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Banjir besar melumpuhkan banyak wilayah Aceh menjelang musim haji 2026.
- Jamaluddin Affan Asyi memimpin pendampingan jemaah bersama PPIH Arab Saudi.
RRI.CO.ID, Makkah - Banjir besar melumpuhkan banyak wilayah Aceh menjelang musim haji 2026. Ribuan warga kehilangan dokumen dan akses pelayanan keberangkatan menuju Tanah Suci.
Jamaluddin Affan Asyi memimpin pendampingan jemaah bersama PPIH Arab Saudi. Syekh Jamal memastikan pelayanan berjalan sejak administrasi hingga keberangkatan jemaah.
Bencana terjadi pada 22 hingga 26 November 2025 di delapan belas daerah. Infrastruktur rusak parah dan aktivitas masyarakat terhenti akibat genangan banjir.
Aceh Tamiang menjadi daerah dengan dampak paling berat selama masa pelunasan haji. Pada tahap pertama, hanya seorang jemaah mampu melunasi biaya keberangkatan.
Tim Kementerian Haji mendatangi rumah warga membantu pemeriksaan kesehatan calon jemaah. Petugas juga memfasilitasi pelunasan biaya bagi keluarga terdampak banjir.
“Kami ditugaskan gubernur menjemput bola agar jemaah memperoleh istithaah kesehatan. Kami mendampingi pengurusan administrasi dan kelengkapan dokumen seluruh calon jemaah,” kata Syekh Jamal.
Sebanyak delapan belas paspor jemaah Aceh Utara hanyut diterjang arus banjir. Petugas terus melaporkan perkembangan kepada pemerintah dan berbagai lembaga terkait.
Isu pengalihan kuota sempat mencemaskan calon jemaah dari daerah terdampak banjir. Pemerintah Aceh dan PPIH tetap memperjuangkan keberangkatan seluruh jemaah sesuai kuota.
“Akhirnya Aceh menjadi daerah pertama yang memenuhi kuota haji melebihi target nasional. Pemerintah turut menggandeng perbankan mempermudah pembayaran biaya keberangkatan jemaah,” ujarnya.
Kerusakan jaringan komunikasi menghambat pelayanan kesehatan dan penginputan data jemaah. Petugas mengalihkan pelayanan menuju daerah dengan akses internet masih berfungsi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....