Wamenhaj: Penindakan Tegas Tekan Jumlah Haji Ilegal Tahun Ini
- 14 Mei 2026 04:14 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Jumlah haji ilegal turun signifikan tahun 2026
- Satgas Haji cegah delapan puluh calon haji ilegal
- Pemerintah ancam cabut izin KBIH pelanggar
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan jumlah jemaah haji ilegal turun drastis pada tahun ini. Menurutnya, penurunan terjadi berkat pengawasan masif dan penindakan hukum tegas yang dilakukan pemerintah.
Dahnil mengatakan, Satgas Haji telah menggagalkan delapan puluh calon haji nonprosedural. Pencegahan dilakukan hingga hari ke-22 operasional pemberangkatan haji tahun ini.
Menurut Dahnil, jumlah tersebut jauh menurun dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Tahun lalu, pemerintah menemukan sekitar seribu dua ratus calon haji ilegal.
“Kami juga memastikan tahun ini ada penurunan jumlah haji ilegal,” ujar Dahnil dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kamis, 14 Mei 2026. Ia menyebut razia dan pencegahan dilakukan secara masif selama musim haji berlangsung.
Dahnil menilai penegakan hukum menimbulkan efek jera bagi pelaku haji ilegal. Pemerintah juga meningkatkan pengawasan keberangkatan calon jemaah ke Arab Saudi.
“Kami lakukan penindakan hukum yang tegas sehingga ada efek gentar,” kata Dahnil. Ia memastikan pemerintah terus memperketat pengawasan keberangkatan jemaah.
Pemerintah mengapresiasi dukungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Polri. Kedua lembaga dinilai membantu pengawasan dan penindakan praktik haji ilegal.
Selain itu, pemerintah menyoroti peran Kelompok Bimbingan Ibadah Haji selama di Arab Saudi. Pemerintah mengawasi kegiatan KBIH agar tidak melanggar aturan pelayanan jemaah.
Dahnil menegaskan, pemerintah akan mencabut izin KBIH yang melakukan pelanggaran. Pelanggaran mencakup tur kota ilegal dan pungutan liar kepada jemaah.
“Kami pastikan langsung copot izinnya jika ada pelanggaran,” ujar Dahnil. Pemerintah juga menindak pungutan tambahan layanan kursi roda dan badal ibadah. (MCH)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....