Haji 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM dan Ekonomi Nasional
- 09 Mei 2026 07:23 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Haji 2026 dorong ekonomi nasional melalui penguatan UMKM
RRI.CO.ID, Madinah - Kementerian Haji menyebut penyelenggaraan haji 2026 berpotensi menggerakkan ekonomi nasional. Program itu dinilai memberi manfaat besar bagi pelaku UMKM Indonesia.
Direktur Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji, Jaenal Effendi, menyampaikan biaya haji mencapai Rp18,2 triliun. Pernyataan itu disampaikan Kamis (07/05/2026) malam di Madinah.
Jaenal mengatakan dana haji diharapkan menciptakan dampak ekonomi lebih luas. “Diharapkan mendatangkan dampak ekonomi yang jauh lebih besar,” ujarnya.
Menurut Jaenal, perputaran dana haji dapat menjadi stimulus pertumbuhan UMKM nasional. Program itu juga mendukung visi Tri Sukses Haji pemerintah.
Ia menilai manfaat ekonomi haji perlu dirasakan langsung masyarakat daerah. Pelaku UMKM disebut menjadi sektor penting dalam pengembangan ekonomi haji.
Kementerian Haji juga meluncurkan platform digital oleh-oleh haji bagi jemaah Indonesia. Platform itu mempermudah transaksi lintas negara secara aman dan praktis.
Jaenal mengimbau jemaah memakai platform resmi yang disediakan pemerintah. “Indonesia kini sudah memiliki platform oleh-oleh haji,” katanya.
Menurutnya, platform tersebut membantu mengurangi potensi penipuan transaksi oleh-oleh haji. Pemerintah juga ingin mendukung pengembangan produk dalam negeri melalui layanan digital.
Kementerian Haji akan terus mengevaluasi dampak ekonomi penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Beberapa indikatornya meliputi eksportir bumbu dan pertumbuhan UMKM sekitar hotel jemaah.
“Angkanya memang belum final, tetapi akan kami kuantifikasi lebih lanjut,” ujar Jaenal. Evaluasi itu diharapkan memperkuat ekosistem ekonomi haji Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....