Menteri Haji Berangkatkan Ratusan Petugas PPIH Daker Makkah

  • 23 Apr 2026 12:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menhaj melepas 200 PPIH Daker Makkah di Pondok Gede
  • Diikuti 11.000 peserta dan didukung penuh masyarakat Bali sebagai tuan rumah
  • Menhaj tekankan tugas PPIH sebagai tanggung jawab negara

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf secara resmi melepas 200 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daker Makkah. Pelepasan dilakukan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis, 23 April 2026.

Sebelumnya, pada Rabu malam dari lokasi yang sama, sebanyak 159 petugas juga telah diberangkatkan menuju Makkah. Keberangkatan dilakukan bertahap guna memperkuat kesiapan pelayanan jemaah haji di Arab Saudi.

Dalam kesempatan itu, ia meminta seluruh petugas memantapkan niat serta kesiapan fisik dan mental sebelum bertugas. Menurutnya, peran sebagai PPIH bukan tugas ringan karena berkaitan langsung dengan pelayanan jemaah haji.

"Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah, pagi ini kita siap untuk berangkat beribadah serta melayani tamu-tamu Allah. Apa pun yang kalian lakukan, kesalahan sedikit pun dianggap sebagai kesalahan negara, keberhasilan kalian adalah keberhasilan negara secara keseluruhan," ujar Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan atau yang biasa dipanggil Gus Irfan di Jakarta, Kamis, 23 April 2026.

Gus Irfan menegaskan, petugas Daker Makkah memiliki peran penting sebagai ujung tombak pelayanan jemaah. Terlebih, mereka akan bertugas pada puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah dan Mina.

"Tugas saudara sekalian bukan sekadar tugas administratif atau teknis, tetapi tugas kemanusiaan, tugas pelayanan, dan juga tugas negara. Karena itu, keberhasilan petugas haji akan dinilai sebagai keberhasilan negara secara keseluruhan," katanya.

Selain itu, ia memaparkan perkembangan pergerakan jemaah haji yang telah tiba di Arab Saudi. Ribuan jemaah gelombang pertama disebut telah menjalankan rangkaian ibadah di Madinah dengan lancar.

"Jemaah haji yang sudah sampai di Madinah sekitar 6.700, Alhamdulillah, semuanya lancar sesuai dengan harapan kita. Mereka sedang melakukan kegiatan di Madinah dan menjalankan rangkaian ibadah sesuai jadwal yang telah ditentukan," ucapnya.

Ia juga menjelaskan total petugas haji yang telah diberangkatkan mencapai sekitar 1.300 orang. Jumlah tersebut masih akan bertambah secara bertahap, termasuk petugas non-kloter yang menyusul.

"Tadi yang dilepas sekitar 200 orang, sehingga total petugas haji mencapai 1.300 orang, lainnya akan menyusul, terutama yang non-kloter. Seluruh personel disiapkan untuk memastikan pelayanan jemaah berjalan optimal selama pelaksanaan ibadah haji," ujarnya.

Menurutnya, penyelenggaraan haji 2026 menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya dikelola penuh oleh Kemenhaj. Pemerintah menargetkan peningkatan kualitas pelayanan jemaah melalui sistem pengelolaan yang lebih terintegrasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....