Cegah Kesalahan Teknis, Kartu Nusuk Haji Dibagikan di Indonesia
- 16 Apr 2026 12:29 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah memastikan Kartu Nusuk jemaah haji Indonesia sudah berada di tanah air dan akan dibagikan sebelum keberangkatan untuk meningkatkan kesiapan dan ketenangan jemaah.
- Tahun ini pembagian Kartu Nusuk dilakukan di Indonesia, berbeda dari tahun sebelumnya di Arab Saudi, guna menghindari kendala teknis dan memperlancar layanan.
- Kartu Nusuk menjadi identitas resmi jemaah yang terhubung dengan sistem layanan Arab Saudi, serta sudah diaktivasi di embarkasi dan didukung fasilitas kesehatan seperti 40 klinik di Makkah dan 5 di Madinah.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah memastikan Kartu Nusuk bagi seluruh jemaah haji Indonesia telah tiba di tanah air dan siap dibagikan sebelum keberangkatan. Kebijakan ini dilakukan untuk meningkatkan ketenangan dan kesiapan jemaah dalam pelaksanaan ibadah haji.
Juru Bicara Kemenhaj, Suci Annisa Mawardi mengatakan Kartu Nusuk pada tahun ini tidak lagi dibagikan di Arab Saudi seperti tahun sebelumnya. Pemerintah memutuskan distribusi dilakukan di Indonesia guna menghindari kendala teknis yang pernah terjadi.
"Seluruh Kartu Nusuk sudah tiba di Indonesia. Tahun ini dibagikan di tanah air agar jemaah lebih tenang dan tidak mengalami kendala seperti tahun sebelumnya," ujarnya dalam wawancara bersama PRO3 RRI, Kamis, 16 April 2026.
Ia menjelaskan, pada pelaksanaan haji tahun lalu, pembagian Kartu Nusuk dilakukan di Arab Saudi dan sempat mengalami sejumlah kendala. Oleh karena itu, pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah melakukan perbaikan sistem distribusi.
Ia menegaskan, Kartu Nusuk menjadi dokumen penting bagi jemaah haji untuk mengakses layanan selama berada di Arab Saudi. Selain itu, dari sisi layanan kesehatan, pemerintah telah menyiapkan 40 klinik di Makkah dan 5 klinik di Madinah.
Layanan juga didukung oleh Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) yang beroperasi di dua lokasi tersebut dengan tenaga medis yang siaga di lapangan. Ia juga mengimbau calon jemaah haji untuk menjaga kesehatan menjelang keberangkatan.
Ia menegaskan bahwa kesiapan fisik menjadi syarat penting dalam pelaksanaan ibadah haji. "Yang paling utama adalah jaga kesehatan karena itu menjadi syarat keberangkatan," ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jawa Timur Asadul Anam menjelaskan bahwa kartu nusuk merupakan identitas resmi. Kartu ini wajib dimiliki setiap jemaah selama berada di Arab Saudi.
Kartu tersebut terintegrasi langsung dengan sistem layanan pemerintah Arab Saudi. "Tahun ini sudah langsung diaktivasi di Embarkasi," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....