Stabilkan Harga, Pemkab Fungsikan Resi Gudang Rumput Laut
- 06 Jan 2026 14:09 WIB
- Nunukan
KBRN, Nunukan: Pemerintah Kabupaten Nunukan kembali akan memfungsikan Sistem Resi Gudang (SRG) di Mansapa untuk menampung hasil produksi rumput laut petani. Hal ini dilakukan untuk menjaga kestabilan harga rumput laut sekaligus meningkatkan kualitas produk yang dipasarkan ke luar daerah.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Nunukan, Mukhtar, mengatakan SRG akan menampung hasil panen petani dan dijual melalui mitra perusahaan sesuai standar yang ditetapkan. Menurutnya, dengan sistem tersebut, pembudidaya akan terus memproduksi karena hasil panen dijamin terserap dengan harga yang standar.
“Karena harga sudah distandar, karena SRG itu petani menitipkan barangnya, nanti pengelola yang menjual ke mitra. Jadi sudah dicek tingkat kekeringan dan kotorannya, sehingga barang yang masuk harus sesuai standar untuk menjaga kualitas,” kata Mukhtar, Selasa (6/1/2025).
Mukhtar menjelaskan, selama ini rumput laut asal Nunukan dijual dengan kualitas yang bervariasi, bahkan kadar kekeringannya ada yang melebihi 38 persen. Hal tersebut menyebabkan harga tidak stabil karena banyak produk tidak memenuhi standar pabrik pengolahan.
“Yang jadi masalah itu karena tidak standar, akhirnya ditolak. Makanya di resi gudang itu setelah barang keluar ada sertifikasinya bahwa barang tersebut sudah sesuai standar,” ujarnya.
Ia menilai, penerapan SRG menjadi salah satu solusi untuk menstabilkan harga rumput laut di Kabupaten Nunukan. Komoditas ini menjadi penggerak ekonomi masyarakat dengan produksi mencapai sekitar 5.000 ton rumput laut kering per bulan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....