Morbili (Campak) pada Anak

  • 27 Jan 2026 09:09 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Morbili atau yang lebih dikenal sebagai campak adalah penyakit menular yang sering menyerang anak-anak, terutama mereka yang belum mendapatkan imunisasi. Penyakit ini disebabkan oleh virus morbili yang sangat mudah menular melalui percikan ludah saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Morbili masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena dapat menyebar dengan cepat dan menimbulkan komplikasi serius pada anak.

Gejala morbili biasanya diawali dengan demam tinggi, batuk, pilek, dan mata merah. Beberapa hari kemudian, muncul ruam kemerahan pada kulit yang dimulai dari wajah dan menyebar ke seluruh tubuh. Anak yang terkena morbili umumnya terlihat lemah, nafsu makan menurun, dan menjadi lebih rewel. Pada beberapa kasus, dapat muncul bercak putih kecil di dalam mulut yang dikenal sebagai bercak Koplik, yang menjadi tanda khas penyakit ini.

Morbili dapat menimbulkan komplikasi berbahaya, terutama pada anak dengan daya tahan tubuh lemah. Komplikasi yang dapat terjadi antara lain diare, radang paru-paru (pneumonia), infeksi telinga, hingga radang otak (ensefalitis). Oleh karena itu, penanganan yang tepat sangat diperlukan. Perawatan morbili biasanya berfokus pada mengurangi gejala, seperti pemberian obat penurun demam, istirahat cukup, asupan cairan yang cukup, serta pemantauan kondisi anak secara rutin.

Pencegahan merupakan langkah paling efektif untuk melindungi anak dari morbili. Imunisasi campak atau vaksin MR (Measles–Rubella) terbukti efektif dalam mencegah penyakit ini. Selain imunisasi, menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan pola hidup sehat, serta menghindari kontak dengan penderita morbili juga penting untuk mencegah penularan. Dengan peran aktif orang tua dan dukungan tenaga kesehatan, anak-anak dapat terlindungi dari morbili dan tumbuh dengan sehat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....