Integrasi Transportasi Publik Antardaerah jadi Kunci Kemajuan Bangsa
- 18 Sep 2026 02:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Jakarta memiliki berbagai layanan moda transportasi publik yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menunjang aktivitas masyarakat.
- Layanan transportasi publik tidak hanya melayani warga Jakarta, tetapi juga warga dari berbagai daerah sekitarnya termasuk Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
- Berbagai moda transportasi dirancang untuk mengintegrasikan wilayah Jabodetabek sebagai episentrum mobilitas masyarakat regional.
JAKARTA menjadi salah satu kota di Indonesia, dengan aktivitas masyarakat yang tidak pernah berhenti. Untuk menunjang berbagai aktivitas ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memiliki sejumlah layanan moda transportasi publik.
Hal tersebut tidak hanya mengakomodir aktivitas perjalanan warga Jakarta, namun juga sejumlah warga di berbagai daerah sekitarnya. Sebagai episentrum mobilitas masyarakat, berbagai moda transportasi dirancang untuk mengintegrasikan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Dari rancangan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menilai integrasi berbagai jenis moda transportasi berjalan dengan baik. Bahkan dengan integrasi transportasi yang dilakukan ini menurut Presiden, menjadikan Jakarta sebagai kota aglomerasi metropolitan terbesar di dunia.

"Kita bisa mengelola suatu aglomerasi, suatu metropolitan sebesar ini, 42 juta (penduduk Jabodetabek), mungkin lebih besar dari banyak negara di dunia ini. Kita bisa mengelola dengan aman, dalam suasana demokratis, tapi tertib," kata Presiden Prabowo dalam peresmian LRT Jakarta di Stasiun LRT Manggarai, Rabu 16 September 2026.
Salah satunya dalam integrasi transportasi publik tersebut, yakni dengan diresmikannya Light Rail Transit (LRT) Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai. Presiden Prabowo dalam peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai menyebut, bahwa hal ini menandakan pentingnya pembangunan infrastruktur transportasi.
Hal tersebut ditegaskan Presiden, sebagai upaya membangun bangsa secara bergotong-royong. Dalam membangun kemajuan bangsa, Kepala Negara menekankan pentingnya pelibatan seluruh pihak dalam pembangunan infrastruktur.
"Kita menyaksikan langkah penting dalam rencana pembangunan bangsa, transformasi bangsa. Kita harus bekerja hanya untuk kepentingan yang besar, kepentingan bangsa, kepentingan rakyat," ujar Kepala Negara.
|
Selanjutnya,
Kolaborasi Membangun Negeri
|
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....