Penembakan ASN Jayawijaya: Pengabdian, Duka dan Keadilan
- 12 Sep 2026 19:11 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Polisi memburu delapan pelaku penembakan ASN Dinas Pertanian Jayawijaya berdasarkan ciri-ciri dari saksi yang selamat.
- Dua anggota KKB teridentifikasi, yakni PN dan KT, yang diduga terlibat dalam penembakan serta melakukan video call dengan keluarga korban.
- Pemerintah memastikan hak kepegawaian korban telah diselesaikan melalui koordinasi Kementerian PANRB, Taspen, dan BKN untuk keluarga korban.
Para pelaku yang menembak tiga pegawai Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan buka suara. Pelaku sempat melakukan video call (VC) dengan keluarga salah satu korban.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo mengatakan pihaknya mendalami cuplikan video call yang beredar di media sosial. Dua anggota KKB yang melakukan video call dengan keluarga korban teridentifikasi berinisial PN dan KT.
"Setelah kami sandingkan dengan data yang kami miliki serta ciri-ciri yang ada pada kami. Kami memastikan dua orang tersebut merupakan PN dan KT," kata Kombes Yusuf dalam keterangan pers yang diterima RRI, Sabtu 12 September 2026.
Ia menuturkan kedua pelaku melakukan video call dengan keluarga korban Wili Mbuik (24) dari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia mengungkapkan bahwa PN dan KT masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait sejumlah aksi kriminal di Papua.
Dalam video beredar, tampak anggota KKB video call dengan keluarga korban. KKB sempat menanyakan kepada keluarga korban apakah sudah makan atau belum.
Selanjutnya KKB juga menanyakan apakah ingin menambah korban. Sementara pihak keluarga korban menanyakan motif pelaku menembak korban, namun KKB terlihat tertawa sambil menunjuk ke layar HP.
Diketahui, ketiga pegawai Pemkab Jayawijaya tewas ditembak KKB di Kampung Muliama, Distrik Muliama. Ketiga pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya itu terkena tembakan saat perjalanan dinas meninjau pelaksanaan kegiatan cetak sawah.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian (TKP) dan mengamankan sejumlah selongsong peluru. Dari hasil penyelidikan pelaku penembakan diduga berjumlah delapan orang.
|
Selanjutnya,
Polisi Kantongi Identitas dan Ciri Pelaku Penembakan
|
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....