PSEL: Solusi Kilat Darurat Sampah Kota Bekasi

  • 29 Agt 2026 20:46 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Listrik (PSEL) Kota Bekasi resmi dimulai pada Rabu 26 Agustus 2026 dan merupakan inisiatif pemerintah pusat di bawah Danantara Indonesia.
  • Proyek PSEL ditargetkan selesai pada pertengahan Tahun 2028 dan dirancang untuk mengatasi krisis sampah di Kota Bekasi secara signifikan.
  • Teknologi PSEL diandalkan sebagai solusi cepat untuk mengurangi penumpukan sampah di TPA Sumurbatu yang menjadi beban utama Kota Bekasi.

Sejumlah pihak sepakat, bahwa keberhasilan PSEL tidak bisa lepas dari peran serta masyarakat Kota Bekasi. Salah satunya dalam hal pemilahan sampah di tingkat hulu atau rumah tangga.

Menurut Direktur Bank Sampah Induk Patriot (BSIP) Kota Bekasi, Mulyanto Diharjo mengatakan, pemilahan sampah akan membantu mengurangi beban TPA. Khususnya dari sampah anorganik bernilai ekonomis.

"Sampah anorganik meskipun memiliki bobot ringan namun dari sisi dimensi membutuhkan ruang cukup besar. Sehingga jika tidak dipilah atau dikurangi akan memakan ruang atau tempat di TPA," katanya, Jumat 28 Agustus 2026.

Mengingat pentingnya pengolahan sampah, pihaknya mendorong masyarakat agar semakin giat melakukan aktivitas pemilahan sampah. Teruma sampah bernilai ekonomi.

Dorongan tersebut dikarenakan saat ini pemilahan sampah di masyarakat belum sepenuhnya maksimal. Padahal potensi sampah bernilai ekonomi di Kota Bekasi cukup tinggi.

Menurutnya, potensi sampah anorganik bernilai ekonomi di Kota Bekasi per bulannya mencapai 20 ribu ton. Dengan nilai manfaat mencapai Rp50 miliar rupiah.

"Sayangnya dari potensi besar tersebut, jumlah sampah yang masuk ke BSIP setiap bulannya hanya 200 ton. Dengan nilai manfaat Rp500 juta," ujarnya.

Sekadar diketahui, PSEL Kota Bekasi merupakan PSEL kedua yang mulai dikerjakan setelah PSEL Bali. Adapun PSEL sendiri merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) pemerintah pusat.

Dalam pelaksanaan, proyek PSEL digawangi langsung oleh Danantara Indonesia. Yakni melalui PT Danantara Investment Management (DIM) dan PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera).

PSEL Kota Bekasi berdiri di wilayah Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. PSEL nantinya akan dibangun di lahan seluas 6 hektar dengan nilai investasi Rp3 triliun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....