SLB Negeri Kabupaten Bekasi, Sekolah Inklusi Milik Negara di Jantung Industri
- 29 Mei 2026 14:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- SLB Negeri Kabupaten Bekasi jadi satu-satunya sekolah inklusi milik negara atau pemerintah yang berada di Kabupaten Bekasi.
- Sejauh ini SLB Negeri Kabupaten Bekasi kekurangan guru untuk mengajar siswa di sekolahnya.
- Pemerintah baik pusat maupun daerah dalam hal ini Provinsi mulai menaruh perhatian kepada keberlangsungan sekolah inklusi.
KABUPATEN Bekasi merupakan daerah dengan kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara. Wilayah ini juga bisa disebut jantungnya industri nasional.
Namun sayangnya, sebagai jantung industri nasional, pendidikan inklusi belum berjalan maksimal. Hal ini ditandai dengan minimnya sekolah inklusi khususnya yang dikelola oleh negara atau pemerintah.
Saat ini, di Kabupaten Bekasi hanya ada satu sekolah inklusi milik pemerintah atau negara. Yaitu Sekolah Luar Biasa Negeri (SLB Negeri) Kabupaten Bekasi yang beralamatkan di Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.
Selain menjadi satu-satunya sekolah inklusi milik pemerintah, SLB Negeri Kabupaten Bekasi juga belum lama berdiri. Sekolah ini baru berdiri pada tahun 2012 atau baru 14 tahun usianya.

Fakta ini menunjukan, bahwa pendidikan inklusi belum sepenuhnya berjalan optimal di wilayah tersebut. Dan masih perlu mendapat perhatian serius.
Apalagi dengan letak geografis Kabupaten Bekasi dan yang begitu luas, maka satu sekolah inklusi dirasa kurang. Pemerintah perlu memperbanyak jumlahnya dan sebarannya, sehingga masyarakat bisa menjangkaunya.
Penambahan jumlah dan sebaran sekolah inklusif di Kabupaten Bekasi sudah seharusnya menjadi perhatian serius. Karena kebutuhan akan sekolah inklusi terus meningkat setiap tahunnya.

Humas SLB Negeri Kabupaten Bekasi, Abdul Hair bercerita, bahwa menjelang tahun ajaran baru 2026 SLB Negeri mulai diserbu calon murid baru. Berdasarkan data, saat ini sudah ada 70 orangtua yang mengajukan anaknya menjadi murid baru di sekolah tersebut.
Masalahnya kata dia, saat ini SLB Negeri Kabupaten Bekasi kekurangan jumlah guru. Bahkan karena jumlah guru kurang, ada guru yang terpaksa mengajar dua shift pagi dan siang.
"Untuk tahun ajaran baru 2026 sudah ada sekitar 70 orangtua menghubungi kami untuk mendaftarkan anaknya bersekolah. Tapi masalahnya jumlah guru di SLB Negeri Kabupaten Bekasi ini kurang," katanya.
|
Selanjutnya,
Kurangnya Jumlah Guru
|
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....