CNG Jadi Alternatif LPG, Solusi Energi Murah di tengah Ketergantungan Impor
- 07 Mei 2026 17:31 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah mengkaji penggunaan CNG sebagai alternatif LPG untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat
- CNG dinilai lebih murah hingga sekitar 20–30 persen dibandingkan LPG berdasarkan hasil kajian
- Sumber bahan baku CNG melimpah di dalam negeri sehingga tidak bergantung pada impor
- Tantangan utama pengembangan CNG adalah keterbatasan infrastruktur distribusi dan teknologi
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga menilai pengembangan CNG sebagai langkah strategis nasional saat ini. Ia menyebut CNG dapat memperkuat ketahanan energi sekaligus meningkatkan efisiensi biaya di sektor industri.
Menurutnya, pemanfaatan gas domestik dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor energi yang selama ini cukup tinggi. Hal ini juga dinilai dapat memberikan manfaat ekonomi bagi negara dan pelaku industri nasional.
“Ketergantungan kita terhadap LPG impor masih sangat tinggi. Ini tentu membebani neraca perdagangan dan juga fiskal negara melalui subsidi energi,” ujarnya.
Lamhot juga menjelaskan bahwa sektor industri merupakan pengguna energi terbesar yang membutuhkan efisiensi biaya produksi. Dengan penggunaan CNG, biaya operasional dinilai dapat ditekan secara signifikan di berbagai sektor industri.
“Jika kita bisa mengalihkan sebagian konsumsi dari BBM dan LPG ke CNG, maka efisiensi biaya produksi akan meningkat. Daya saing industri nasional juga ikut terdongkrak,” ujarnya.
Selain itu, penggunaan CNG juga dinilai memiliki emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan bahan bakar lain. Hal ini sejalan dengan komitmen Indonesia dalam mencapai target net zero emission pada 2060 atau lebih cepat.
Pemanfaatan CNG juga membuka peluang distribusi energi ke wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa. Kondisi ini dinilai dapat mendukung pengembangan kawasan industri baru di berbagai daerah.
Dengan berbagai peran tersebut, CNG dinilai memiliki posisi penting dalam sistem energi nasional ke depan. Hal ini kemudian mengarah pada harapan implementasi yang lebih luas dan terintegrasi di masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....