Langkah Cepat Pemerintah Tangani Kecelakaan Kereta Stasiun Bekasi
- 28 Apr 2026 15:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Insiden kecelakaan kereta api beruntun terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Senin 27 April 2026.
- Peristiwa ini melibatkan satu kendaraan roda empat dan tiga rangkaian kereta api dalam waktu yang berdekatan.
- Operasi evakuasi berjalan lancar dan selesai dalam waktu 12 jam. Tim gabungan berhasil menyelamatkan lima korban tersisa yang sempat terjepit di bawah material kereta.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan melakukan investigasi atas insiden tabrakan kereta api di Bekasi, Jawa Barat. Ini dilakukan untuk mengetahui secara utuh terjadinya tragedi yang menelan korban jiwa dan luka-luka tersebut.
Saat mengunjungi para korban di RSUD Chasbullah Abdulmadjid, Presiden menyatakan secara garis besar banyak lintasan perkeretapian tidak dijaga. Menurut dia, jumlahnya cukup banyak hingga mencapai 1.800 titik di seluruh Pulau Jawa.
Terkait persoalan tersebut, Kepala Negara telah memerintahkan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Salah satunya dengan membangun pos-pos jaga di titik jalur perlintasan kereta api.
“Kami segera akan mengadakan investigasi kejadiannya seperti apa,” ujarnya, Selasa 28 April 2026. “Namun, secara garis besar lintasan kereta api banyak tidak dijaga, itu segera kami atasi.”
Presiden menambahkan untuk membangun pos-pos jaga di jalur lintasan kereta api dibutuhkan anggaran sekitar Rp4 triliun. Kepala Negara memastikan hal tersebut akan segera dieksekusi untuk memastikan keselamatan warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....