Harga Plastik Melonjak, Tekan Usaha dan Dorong Transisi Kemasan

  • 19 Apr 2026 15:28 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Harga plastik di Indonesia naik signifikan hingga 80 persen pada April 2026 akibat gangguan pasokan global
  • Ketergantungan bahan baku impor yang tinggi memperparah krisis pasokan dan tekanan biaya produksi industri
  • Pelaku UMKM mengalami guncangan dan menaikkan harga produk sekitar 5 hingga 10 persen
  • Pemerintah dan DPR mendorong penggunaan kemasan ramah lingkungan sebagai alternatif pengganti plastik

Pemerintah berharap harga plastik dapat segera stabil di pasar nasional agar tidak terus membebani masyarakat. Stabilitas harga dinilai penting karena berdampak langsung pada berbagai sektor ekonomi.

“Mudah-mudahan plastik juga segera turun,” kata Menteri Perdagangan Budi Santoso. Ia menilai kenaikan harga plastik dapat memicu kenaikan harga komoditas lain.

Selain itu, pelaku usaha berharap kondisi ini segera membaik agar aktivitas ekonomi dapat kembali berjalan normal. Kekhawatiran muncul terhadap potensi kenaikan harga barang lain yang dapat menekan daya beli masyarakat.

Pemerintah terus memantau perkembangan pasokan bahan baku dari negara mitra alternatif untuk menjaga keberlangsungan produksi. Langkah ini dilakukan guna memastikan ketersediaan bahan baku tetap terjaga di tengah gangguan pasokan global.

Di sisi lain, kondisi ini menjadi pelajaran penting bagi penguatan kemandirian industri nasional dalam jangka panjang. Pengembangan bahan baku domestik dinilai menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Kenaikan harga plastik tidak hanya menjadi persoalan ekonomi, tetapi juga berkaitan dengan isu lingkungan global. Oleh karena itu, diperlukan langkah terpadu dari seluruh pihak untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong perubahan secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....