Vaksinasi Campak Massal upaya Lindungi Nakes dari Penularan

  • 11 Apr 2026 10:38 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PLT Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni menyebut imunisasi campak bagi nakes menjadi langkah awal perlindungan nasional.
  • Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes, Lucia Rizka Andalusia menyebut pemerintah mengambil langkah tambahan melalui Outbreak Response Immunization (ORI)
  • Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa campak merupakan salah satu penyakit paling menular di dunia

Selama ini vaksin campak lebih dikenal sebagai imunisasi wajib bagi anak-anak. Program nasional imunisasi campak diberikan tiga kali, yakni pada usia 9 bulan, 18 bulan, dan booster saat anak duduk di kelas 1 sekolah dasar.

Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes, Lucia Rizka Andalusia menyebut pemerintah mengambil langkah tambahan melalui Outbreak Response Immunization (ORI). Program ini dilakukan pada daerah yang mengalami Kejadian Luar Biasa (KLB) atau memiliki tingkat kasus yang tinggi.

Lucia menyebut imunisasi campak bagi tenaga kesehatan dimungkinkan setelah adanya perluasan indikasi penggunaan vaksin untuk orang dewasa. Vaksin yang sebelumnya digunakan anak kini dapat diberikan kepada tenaga kesehatan guna memperkuat perlindungan tambahan.

“Kami mengapresiasi BPOM yang memberikan izin perluasan indikasi vaksin campak Bio Farma bagi orang dewasa. Langkah ini memungkinkan vaksinasi diberikan kepada tenaga kesehatan untuk memperkuat perlindungan dari penularan campak,” ucap Lucia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....