Operasi Ketupat 2026 Berakhir, Arus Mudik dan Balik Terkelola dengan Baik
- 29 Mar 2026 18:08 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Operasi Ketupat 2026 berlangsung 13 hari dan dilanjutkan KRYD hingga 29 Maret 2026
- Arus mudik dan balik berjalan lancar meski volume kendaraan meningkat dibandingkan 2025
- Rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan one way efektif mengurai kepadatan
- Angka kecelakaan dan korban meninggal dunia menurun signifikan selama operasi
- Pelayanan publik optimal didukung teknologi dan sinergi antar stakeholder
Data kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat 2026 menunjukkan adanya penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini menjadi indikator penting keberhasilan pengamanan selama periode Lebaran.
Jumlah kecelakaan tercatat sebanyak 2.727 perkara pada tahun 2026 secara nasional. Angka tersebut menurun sebanyak 153 kejadian dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 2.880 perkara.
Penurunan tersebut setara dengan 5,31 persen dari total kejadian pada tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan peningkatan keselamatan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran.
Selain itu, jumlah korban meninggal dunia juga mengalami penurunan yang cukup signifikan. Pada 2026 tercatat sebanyak 238 korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.
Angka tersebut menurun sebanyak 104 orang dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 342 korban meninggal dunia. Penurunan tersebut setara dengan 30,41 persen dari tahun sebelumnya.
Tidak terdapat kejadian kecelakaan menonjol selama pelaksanaan operasi berlangsung di berbagai wilayah. Kondisi ini menunjukkan pengendalian lalu lintas berjalan efektif selama periode Lebaran.
Penurunan angka kecelakaan mencerminkan peningkatan kesadaran masyarakat serta efektivitas pengawasan aparat di lapangan. Hal ini menjadi capaian penting dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
|
Selanjutnya,
Kesimpulan: Operasi Ketupat 2026 Dinilai Berhasil
|
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....