Operasi Ketupat 2026 Berakhir, Arus Mudik dan Balik Terkelola dengan Baik

  • 29 Mar 2026 18:08 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Operasi Ketupat 2026 berlangsung 13 hari dan dilanjutkan KRYD hingga 29 Maret 2026
  • Arus mudik dan balik berjalan lancar meski volume kendaraan meningkat dibandingkan 2025
  • Rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan one way efektif mengurai kepadatan
  • Angka kecelakaan dan korban meninggal dunia menurun signifikan selama operasi
  • Pelayanan publik optimal didukung teknologi dan sinergi antar stakeholder

Korlantas Polri menyiapkan rekayasa lalu lintas (Lalin) berbasis teknologi untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat mudik Lebaran 2026. Selain itu, pos pengamanan dan pelayanan disiagakan selama 24 jam untuk membantu pemudik di perjalanan.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, pemantauan lalu lintas dilakukan secara real time. Pemantauan dilakukan menggunakan drone, kamera pengawas, serta body camera anggota di lapangan.

Selain itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho memperkenalkan Command Center KM 29 Tol Cikampek. Fasilitas ini digunakan memantau arus mudik Lebaran 2026 secara real time menggunakan teknologi digital canggih.

"Command Center menampilkan pantauan CCTV serta peta jalur mudik nasional. Layar besar ini memperlihatkan kondisi lalu lintas di berbagai titik strategis secara bersamaan," ujarnya saat memperlihatkan fasilitas Command Center KM 29 kepada wartawan, Kamis, 12 Maret 2026.

Ia menjelaskan, petugas juga dapat memantau situasi di kawasan pelabuhan dari pusat kendali tersebut. Salah satunya kondisi kendaraan di Pelabuhan Merak yang dapat terlihat secara real time.

“Termasuk di samping tempat ini untuk memantau, kami juga punya teknologi namanya drone patroli presisi. Teknologi ini membantu petugas memantau kondisi lalu lintas secara langsung dari udara,” ujarnya.

Selain itu, tim urai lalu lintas diterjunkan untuk membantu mengatasi kepadatan kendaraan di lapangan. Tim ini berperan aktif dalam menjaga kelancaran arus kendaraan di titik rawan kemacetan.

Tim public address juga memberikan pelayanan langsung kepada pemudik selama perjalanan berlangsung. Bantuan berupa obat-obatan dan makanan ringan diberikan kepada masyarakat di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....