"Jaksa Menyapa Bahas Bahaya Narkoba di Udara"
- 19 Jun 2025 08:19 WIB
- Toli Toli
KBRN, Tolitoli: Program edukatif “Jaksa Menyapa” hasil kerja sama RRI Tolitoli dan Kejaksaan Negeri Tolitoli kembali mengudara melalui siaran Pro 1 RRI Tolitoli pada Selasa (17/6/2025). Edisi kali ini mengangkat topik penting seputar aspek hukum, pencegahan, dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika yang kian mengkhawatirkan.
Dua narasumber dari Kejaksaan Negeri Tolitoli hadir dalam dialog tersebut, yaitu Dwi Resti Prabandari, S.H., Kepala Subseksi Ekonomi, Keuangan dan Pengamanan Strategis, serta Muhammad Rafi Syaputra, S.H., Kepala Sub Seksi Ideologi, Politik, Pertahanan, Keamanan, Sosial, Budaya, dan Kemasyarakatan, Teknologi Informasi, Produksi Intelijen dan Penerangan Hukum.
Muhammad Rafi dalam penyampaiannya menekankan bahwa narkotika tidak hanya merusak kesehatan individu, tetapi juga berdampak luas pada keamanan dan stabilitas sosial-ekonomi masyarakat.
“Narkotika ini dampaknya sangat luas. Tidak hanya ke kesehatan, tapi juga menimbulkan kejahatan lain, seperti pencurian dan tindak pidana lainnya. Bahkan, dalam beberapa kasus, perdagangan narkoba bisa dikaitkan dengan pencucian uang hingga terorisme,” jelasnya. (18/6/2025)
Ia juga mengungkapkan tantangan utama dalam penegakan hukum terhadap jaringan narkotika, yakni strategi para bandar yang memutus rantai informasi agar aparat hanya menangkap pengguna akhir.
“Modusnya itu memang dirancang agar informasi tidak mengalir ke atas. Jadi, yang tertangkap hanya end-user saja. Sementara dalangnya belum terungkap. Inilah yang sedang terus kami kembangkan bersama kepolisian,” lanjut Rafi.
Antusiasme masyarakat terhadap program ini cukup tinggi. Salah satu pendengar menyampaikan secara langsung rasa khawatirnya terhadap maraknya transaksi narkoba di lingkungan tempat tinggalnya, dan mendesak agar aparat lebih tegas dalam penindakan.
Program “Jaksa Menyapa” menjadi wadah strategis dalam membangun kesadaran hukum masyarakat, memperkuat kolaborasi antar lembaga, serta meningkatkan peran publik dalam mencegah dan memerangi penyalahgunaan narkotika di daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....