Mantan Istri Diduga Jadi Dalang Pembunuhan WNA Korsel di Bekasi

  • 03 Jun 2026 10:16 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kasus pembunuhan terhadap warga negara Korea Selatan di Bekasi terungkap, dengan pelaku utama mantan istri korban.

RRI.CO.ID, Bekasi – Pelaku pembunuhan warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan (Korsel) berinisial BS telah terungkap. Korban dihabisi pelaku berinisial HW yang merupakan orang suruhan SJ, mantan istri korban.

Kasus ini terungkap dari penemuan mayat korban oleh sang anak pada 27 Mei 2026. Peristiwanya terjadi di rumah korban yang beralamat di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Polres Metro Bekasi kemudian bergerak dan tidak membutuhkan waktu lama untuk menemukan HW dan SJ. Kedua terduga pelaku tersebut ditangkap di dua lokasi berbeda.

HW selaku eksekutor diringkus di sebuah toko bangunan tempatnya bekerja di wilayah Jatikramat, Kota Bekasi. Dia berhasil dibekuk pada 29 Mei 2026 pukul 14.20 WIB.

Sedangkan SJ yang merupakan mantan istri korban ditangkap di kediamannya di Desa Lambang Sari. Lokasi tersebut berada tidak jauh dari rumah korban.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, mengungkapkan motif pembunuhan tersebut. Menurut dia, pelaku SJ membunuh mantan suaminya karena sakit hati anaknya tidak dinafkahi serta masalah pembagian harta.

"Korban dianggap tidak memberikan nafkah kepada anak-anaknya,” ujarnya, Selasa 2 Juni 2026. “Kemudian ditambah lagi dengan adanya persoalan dalam pembagian harta.

Karena merasa sakit hati, pelaku SJ menyuruh HW untuk menghabisi nyawa korban. Kepada HW, SJ menjanjikan bayaran Rp139 juta yang akan dibayarkan secara bertahap.

"Pembunuhan sudah direncanakan enam bulan lalu, tepatnya sejak Desember 2025,” kata Sumarni. Menurut dia, SJ mengenal HW saat sama-sama berolahraga di tempat kebugaran.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dikenakan Pasal 459 dan Pasal 458 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Ancaman hukumannya berupa pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....