Pelaku Pembunuhan Siswi SD di Makassar Sempat Kecoh Polisi di Lokasi TKP
- 28 Mei 2026 08:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kapolrestabes Arya Perdana menyebut pelaku sempat membuat keributan untuk mengalihkan perhatian polisi dari lokasi kejadian.
- Pelaku berinisial IK diamankan polisi setelah membawa parang dan mengancam keselamatan warga sekitar lokasi sebelumnya.
- Korban NU berusia 12 tahun ditemukan meninggal dunia di rumah kosong setelah dicari keluarga dan warga semalaman sebelumnya.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pelaku pembunuhan siswi SD di Makassar diketahui sempat membuat kecoh pihak kepolisian. Pelaku sempat berupaya mengecoh polisi dengan cara berpura-pura membuat keributan di dekat lokasi kejadian.
"Dia buat keributan mengejar warga, anak-anak di sana pakai parang," kata Kapolrestabes Makassar Kombespol Arya Perdana dalam keterangan pers yang diterima RRI, Kamis, 28 Mei 2026. Ia mengatakan aksi nekat pelaku IK dilakukan saat polisi tengah sibuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Ia menyebut pelaku sengaja memicu kegaduhan demi mengalihkan fokus aparat. Namun akibat tindakan berbahayanya yang mengancam keselamatan warga, pelaku justru langsung diringkus oleh polisi.
"Mungkin mengalihkan perhatian polisi. (Jadi) dia diamankan karena bawa parang, berusaha mengecoh," ucapnya.
Sebelumnya, Siswi SD berinisial NU (12) yang ditemukan tewas di dalam rumah kosong di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Polisi mengungkap pelaku pembunuhan korban merupakan tetangga korban berinisial IK (19).
Sementara itu, Ayah korban, Syarifuddin menceritakan kesedihannya saat anaknya tidak ditemui di rumah. Bersama keluarga dan warga, dirinya mencari korban sejak sekitar pukul 22.00 WITA.
Bersama warga, ia melewati rumah kosong tempat korban berada. Namun tidak ada yang menyangka anak itu berada di dalam bangunan gelap tersebut.
"Sejak tadi malam dicari sampai subuh," katanya. Subuh harinya, seorang pemuda yang hendak buang air kecil menemukan jasad korban.
Seketika pencarian yang berlangsung selama seharian itu membuahkan hasil. Warga langsung geger, polisi datang memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....