Kepolisian Bali Tingkatkan Keamanan usai Kasus Kejahatan Wisman Korea Selatan
- 09 Apr 2026 09:04 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Aparat kepolisian Bali meningkatkan patroli dan pengawasan di kawasan wisata menyusul kasus kriminal yang melibatkan wisatawan asing.
- I Gede Adhi Mulyawarman menekankan peran masyarakat serta koordinasi dengan pelaku pariwisata untuk memperkuat sistem keamanan.
- Pemerintah memastikan Bali tetap aman dengan tingkat kriminalitas rendah, serta berharap langkah ini menjaga kepercayaan wisatawan internasional.
RRI.CO.ID, Jakarta - Aparat Kepolisian Bali meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik wisata utama. Mengingat sebelumnya, sempat terjadi serangkaian kasus pembunuhan dan penculikan seorang wisatawan mancanegara (wisman) asal Korea Selatan.
Direktur Investigasi Kriminal Kepolisian Bali, Komisaris Senior I Gede Adhi Mulyawarman menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan. "Kami mendesak masyarakat untuk segera melaporkan setiap aktivitas kriminal melibatkan warga negara asing kepada pihak berwenang terdekat," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Rabu, 8 April 2026.
Pihak kepolisian juga memperkuat koordinasi dengan pelaku industri pariwisata, termasuk hotel, vila, dan pengelola tempat hiburan. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan sistem keamanan, seperti penggunaan kamera pengawas (CCTV) dan pemeriksaan tamu.
Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa Bali tetap termasuk destinasi wisata yang aman. Data menunjukkan Indonesia disebut memiliki tingkat pembunuhan yang relatif rendah yakni sekitar 0,3 per 100.000 penduduk.
Selain itu, Bali meraih 7,05 juta kunjungan wisman sepanjang tahun 2025. Yang mana menjadi angka tertinggi dalam satu dekade terakhir.
Pengacara Kriminal Indonesia, Simon Nahak, juga menilai wisman tidak perlu terlalu khawatir terhadap kasus-kasus yang terjadi. Di sisi lain, pemerintah menegaskan bahwa perlindungan terhadap wisman merupakan tanggung jawab negara sesuai hukum pidana yang berlaku.
"Langkah pengetatan keamanan ini diharapkan mampu menjaga situasi tetap kondusif. Serta mempertahankan kepercayaan wisatawan internasional terhadap Bali sebagai destinasi unggulan Indonesia," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....