Pekerja Migran Indonesia Akhirnya Dipulangkan ke Indonesia
- 25 Agt 2023 13:43 WIB
- Nunukan
KBRN, Nunukan: Kerajaan Malaysia memulangkan ratusan Pekerja Migran Indonesia melalui Kabupaten Nunukan, setelah ditahan selama tiga bulan di Depot Tahanan Imigresen.
Kepala BP3MI Nunukan Kombes Pol F.Jaya Ginting mengatakan pihaknya telah menerima Pekerja Migran Indonesia yang bekerja di wilayah Kota Kinabalu sebanyak 296 orang. Mereka dipulangkan karena ada beberapa permasalahan diantaranya Non Prosedural, Overstay, Tindak Kriminal dan Kasus Narkoba.
Adapun rincian yang dipulangkan laki-laki dewasa 223 orang, perempuan dewasa 51 orang, anak laki-laki 16 orang dan anak perempuan 4 orang.
"Tentunya dari pemulangan ini, kita akan memfasilitasi saudara-saudara kita, Pekerja Migran yang terkendala untuk kembali ke daerah asal. Namun demikian untuk keperluan pendataan, interview dan juga secara administrasi serta menunggu jadwal kapal yang akan membawa mereka kembali ke daerah asal, maka untuk sementara kita tempatkan dulu di rusunawa," ujarnya, Jumat (25/8/2023).
Pemulangan tersebut berasal dari Depot Tahanan Imigresen Menggatal, Kota Kinabalu, Sibuga, Sandakan dan Kimanis, Papar. Sementara Pekerja Migran Indonesia di dominasi dari Sulawesi Selatan 115 orang, NTT 92 orang, Kalimantan Utara 38 orang, Sulawesi Tenggara 10 orang selebihnya dari Kalimantan Timur, Jawa dan lain-lain.
"Kita lihat kembali apa permasalahan sehingga dia di deportasi, biasanya dari Kerajaan atau negara asal penempatan Malaysia, ini akan blacklist yang sifatnya kriminal sehingga mungkin kita carikan kerja disini atau kasih pilihan kedua untuk kembali ke daerah asal," ujarnya lagi.
BP3MI Nunukan melakukan pendataan kepada Pekerja Migran yang ingin pulang kampung sehingga diketahui dengan 17 Provinsi yang akan dituju oleh mereka, disisi lain jika ada yang ingin mencari kerja di Nunukan akan difasilitasi, bahkan yang ingin kembali ke Malaysia untuk bekerja, meski demikian semua itu harus mengikuti aturan yang berlaku.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....