Respons Polri Tangani Karhutla Kalimantan Dinilai Perkuat Kepercayaan Publik

  • 23 Agt 2026 19:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Analis politik Boni Hargens mengapresiasi langkah Polri dalam menangani dugaan kasus karhutla (kebakaran hutan dan lahan) di Kalimantan sebagai respons nyata terhadap kejahatan lingkungan.
  • Penegakan hukum yang dilakukan Polri dinilai mencerminkan upaya serius dalam merespons persoalan lingkungan yang berdampak luas pada ekosistem dan masyarakat.
  • Tindakan Polri dipandang bukan sekadar respons reaktif, melainkan langkah proaktif dalam perlindungan lingkungan dan penegakan hukum terhadap kejahatan lingkungan.

RRI.CO.ID, Jakarta – Analis politik dan hukum Boni Hargens mengapresiasi langkah Polri dalam menangani dugaan kasus karhutla di Kalimantan. Menurut Boni, penanganan perkara tersebut menunjukkan respons aparat terhadap kejahatan lingkungan yang berdampak pada ekosistem dan masyarakat.

Boni menilai langkah penegakan hukum tersebut mencerminkan upaya Polri dalam merespons persoalan lingkungan yang memiliki dampak luas. “Tindakan yang diambil Polri kali ini bukan sekadar respons reaktif," kata Boni dalam keterangan persnya yang diterima, Minggu 23 Agustus 2026.

Menurut Boni, penanganan perkara itu sejalan dengan prinsip Presisi yang mengedepankan data, akuntabilitas, serta pelayanan kepada masyarakat luas. "Mencerminkan komitmen institusional yang sejalan dengan prinsip-prinsip pokok yang telah dicanangkan oleh kepemimpinan Polri,” kata Boni.

Boni berpandangan, langkah cepat dalam penanganan dugaan kejahatan lingkungan dapat membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. Boni menilai penanganan kasus karhutla tidak hanya berkaitan dengan proses hukum terhadap pihak yang diduga terlibat.

Tetapi juga memiliki arti penting dalam perlindungan lingkungan. "Tentulah bukan sekadar persoalan ekologi, melainkan ujian nyata bagi kapasitas dan integritas penegakan hukum di Indonesia,” ujarnya.

Boni mengatakan, penegakan hukum terhadap dugaan pembakaran hutan dapat dilakukan secara konsisten dan memberikan efek pencegahan terhadap kejahatan lingkungan. Menurutnya, kebakaran hutan dan lahan memiliki dampak yang tidak hanya dirasakan terhadap lingkungan.

Tetapi juga kualitas udara, kesehatan masyarakat, serta kehidupan sosial dan ekonomi warga. Boni berharap penanganan perkara tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat upaya perlindungan terhadap ekosistem dan kekayaan alam Indonesia.

Boni juga menilai langkah aparat dalam menangani persoalan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah. Khususnya, menunjukkan keseriusan menghadapi kejahatan lingkungan.

“Keberhasilan Polri kali ini diharapkan menjadi preseden positif yang mendorong penindakan yang lebih konsisten, sistematis. Serta, tanpa kompromi terhadap seluruh bentuk kejahatan lingkungan di masa mendatang,” kata Boni.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa kepolisian telah mengamankan sejumlah pihak yang diduga sebagai pelaku. "Beberapa nama sudah kami amankan," ujar Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Jumat 21 Agustus 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....