Mengenal Philip Kangas, Fotografer Muda di Balik Foto Penyelamatan Karya Seni
- 17 Agt 2026 06:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Philip Kangas, fotografer muda berusia 26 tahun asal Stockholm, Swedia, terpilih sebagai Youth Photographer of the Year dalam Sony World Photography Awards 2026.
- Penghargaan diraih melalui karya bertajuk 'Saving History from the Flames' yang menampilkan dokumentasi petugas pemadam kebakaran menyelamatkan karya seni berharga.
- Prestasi ini menempatkan Kangas sebagai fotografer termuda yang menerima penghargaan kategori tersebut dalam sejarah kompetisi fotografi internasional.
RRI.CO.ID, Jakarta – Philip Kangas merupakan fotografer muda asal Stockholm, Swedia, yang meraih penghargaan internasional pada 2026. Ia terpilih sebagai Youth Photographer of the Year dalam Sony World Photography Awards.
Kangas meraih penghargaan tersebut lewat karya bertajuk 'Saving History from the Flames'. Foto itu menggambarkan petugas pemadam yang menyelamatkan sebuah karya seni saat kebakaran.

Karya tersebut memperlihatkan ketertarikan Kangas dalam mengabadikan berbagai peristiwa melalui fotografi. Sebelumnya, Kangas dikenal dengan karya-karya fotonya di bidang olahraga.
"Saya sangat berorientasi pada kompetisi dan menuntut diri dengan standar yang tinggi. Saat memotret di lapangan, saya hanya memiliki satu kesempatan, karena Anda tidak bisa meminta seorang atlet untuk berhenti, mundur, dan mengulanginya," ujar Kangas dalam wawancaranya, dikutip dari Cyberphoto.
Minat terhadap fotografi jurnalistik membuat Kangas banyak mengangkat berbagai peristiwa sebagai objek karyanya. Ia juga terus mengembangkan kemampuan visual melalui beragam jenis fotografi.
Karya Saving History from the Flames sebelumnya masuk dalam kompetisi Youth Sony World Photography Awards 2026. Kangas kemudian terpilih sebagai pemenang melalui foto tersebut.
Kategori Youth dalam ajang tersebut diperuntukkan bagi fotografer berusia di bawah 19 tahun. Penilaian dilakukan berdasarkan satu foto yang diajukan setiap peserta.
Melansir Digital Camera World, karya Kangas menarik perhatian melalui warna, komposisi, dan kekuatan emosional. Foto tersebut menggambarkan situasi darurat sekaligus upaya menyelamatkan karya seni.
Sebagai pemenang, Kangas memperoleh perangkat Sony Digital Imaging sebagai bagian dari penghargaan kategori Youth. Karyanya juga dipamerkan di London dan dimuat dalam buku Sony World Photography Awards 2026.
Dilansir dari Sony, Kangas mengaku terkejut ketika mengetahui dirinya terpilih sebagai pemenang. Ia menyebut penghargaan tersebut sebagai pengakuan atas kerja kerasnya mengembangkan kemampuan fotografi.
Namun, ia mengatakan penghargaan bergengsi tersebut tidak serta-merta mengubah hidupnya. Kangas tetap melakukan tugasnya sebagai fotografer secara profesional.
"Tentu itu sangat menyenangkan, dan saya bisa diundang dalam wawancara ini dan dalam wawancara lainnya. Tetapi saya tetap melanjutkan seperti yang dilakukan sebelumnya dan penghargaan ini tidak membuat saya bekerja berbeda atau mengubah hidup saya secara drastis," ujarnya. (Shafira Nursyifa)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....