Pesona Antakusuma Khas Nunukan

  • 10 Nov 2023 10:38 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Antakusuma merupakan pakaian adat dari Kalimantan Utara yang biasa digunakan oleh pengantin perempuan suku Tidung dan diperkirakan sudah ada sejak jaman kerajaaan Tidung di Kalimantan Utara. Antakusuma memiliki berbagai aksesoris seperti mahkota yang dikenakan di kepala, penutup dada, gelang lengan atas, gelang tangan, selendang hingga gelang kaki dan masih banyak lagi aksesoris lainnya. Pakaian adat ini berbahan kain Satin dan Beludru.

Salah satu tim pengembang seni dan budaya suku Tidung di Kabupaten Nunukan, Siti Sabariah, S.Pd mengungkapkan pakaian pengantin khas suku Tidung di Nunukan ini sangat sakral dan tidak bisa digunakan oleh sembarang orang, namun di zaman sekarang, Antakusuma diproduksi ulang untuk digunakan oleh masyarakat dalam berbagai acara atau perayaan.

“Aksesoris sekarang digunakan tidak selengkap aksesoris seperti pada pakaian aslinya yang digunakan pihak kerajaan Tidung,” ungkap Siti Sabariah.

Selain bentuk dan aksesoris yang menarik, warna yang cerah dan mencolok penuh pesona pada pakaian adat suku Tidung juga ternyata memiliki filosofi. Warna merah mempunyai makna ketegasan dan keberanian, sedangkan warna kuning mempunyai makna sesuatu yang ditinggikan atau dimuliakan. Itulah pesona Antakusuma, pakaian adat yang penuh makna dalam kehidupan masyarakat suku Tidung di Kalimantan Utara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....