Bidik Generasi Muda, Kemenbud Hadirkan Aransemen Baru Lagu Hari Merdeka
- 17 Agt 2026 22:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Lagu Hari Merdeka diaransemen ulang oleh Erwin Gutawa dengan melibatkan penyanyi lintas generasi untuk mendekatkan lagu perjuangan kepada generasi muda.
- Kemenbud menilai lagu perjuangan perlu dikemas lebih dekat dengan selera pendengar masa kini, tanpa menghilangkan nilai sejarah dan kisah perjuangan di baliknya.
- Proyek ini menjadi langkah awal Kemenbud untuk mengaransemen lagu perjuangan lain sekaligus mendorong lahirnya lagu nasional baru bertema nasionalisme dan patriotisme.
RRI.CO.ID, Jakarta - Lagu perjuangan Hari Merdeka karya Husein Mutahar diaransemen ulang untuk mendekatkan kembali lagu kebangsaan kepada generasi muda. Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menyebut proyek ini baru langkah awal dan akan dilanjutkan ke lagu perjuangan lain.
Aransemen baru dikerjakan oleh Erwin Gutawa dan melibatkan penyanyi lintas generasi. Diantaranya Harvey Malaihollo, Ahmad Albar, Judika, Titi DJ, Vina Panduwinata, Rita Butar-butar, Runtah Naya, Sabrina hingga Novia Bachmid.
Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon mengatakan pilihan musik saat ini sangat luas. Karena itu, lagu kebangsaan dan perjuangan perlu dihadirkan dengan tetap menjaga nilai sejarah, namun dekat dengan pendengar kini.
Menurutnya, sekitar delapan puluh persen masyarakat Indonesia memilih mendengarkan musik atau lagu Indonesia. Namun, lagu perjuangan tetap membutuhkan perhatian agar tidak kalah di tengah perubahan selera.
"Tentu karena di balik lagu-lagu ini ada ceritanya. Tokoh-tokoh yang membuatnya juga adalah orang-orang yang waktu itu ikut berjuang," katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Senin, 17 Agustus 2026.
Ia menyebut generasi milenial dan Gen Z perlu kembali dikenalkan dengan lagu nasional dan perjuangan. Menurutnya, tidak hanya dari sisi musik tetapi juga cerita yang melatarbelakanginya.
"Lagu Hari Merdeka mungkin permulaan, jadi lagu Syukur, Dari Sabang Sampai Merauke. Dan yang lain-lain, kalau dinyanyikan oleh maestro-maestro lintas generasi, pasti akan menarik," ujarnya.
Ia juga mengatakan Kementerian Kebudayaan ingin mendorong lahirnya lagu nasional baru yang membawa tema nasionalisme dan patriotisme. Lagu Hari Merdeka sendiri diciptakan Husein Mutahar pada 1946 dan menjadi salah satu lagu perjuangan peringatan kemerdekaan.
Peluncuran video aransemen baru disiarkan melalui TVRI dan menghadirkan Fadli Zon, Erwin Gutawa, Harvey Malaihollo serta Novia Bachmid. Setelah penayangan perdana, video tersebut juga tersedia melalui kanal YouTube Kementerian Kebudayaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....