Final Trailer 'Operasi Pesta Copet' Rilis, Empat Sahabat Jalankan Misi Nekat
- 16 Agt 2026 11:56 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Film Operasi Pesta Copet merilis final trailer yang menampilkan aksi pencurian 300 ponsel di festival musik Pestapora.
- Film ini dibintangi oleh empat aktor muda: Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, dan Kawai Labiba dalam peran Ijal, Adut, Tia, dan Melodi.
- Meskipun berkisah tentang aksi kejahatan, film ini mengangkat tema persahabatan yang kuat dan perjuangan menghadapi tekanan hidup dalam masyarakat.
RRI.CO.ID, Jakarta - Film Operasi Pesta Copet merilis final trailer, memperlihatkan aksi empat sahabat mencuri 300 ponsel di festival musik Pestapora. Di balik misi tersebut, film ini justru membawa cerita tentang persahabatan dan perjuangan menghadapi tekanan hidup.
Final trailer memperlihatkan Ijal (Iqbaal Ramadhan) bersama Adut (Kristo Immanuel), Tia (Zulfa Maharani), dan Melodi (Kawai Labiba). Mereka menjalankan rencana besar untuk menggondol 300 ponsel dari para pengunjung festival.
Misi tersebut ternyata tidak berjalan mulus. Keinginan mendapatkan ratusan ponsel justru mulai menguji hubungan keempat sahabat tersebut.
Perjalanan mereka memperlihatkan bahwa persoalan utama bukan sekadar aksi mencopet. Melainkan bagaimana mereka mempertahankan persahabatan di tengah keadaan sulit.
Film ini juga membawa persoalan yang dekat dengan kehidupan anak muda. Kesulitan mendapatkan pekerjaan, tekanan ekonomi, hingga meningkatnya biaya hidup menjadi bagian dari latar cerita.
Di tengah keterbatasan tersebut, keempat karakter memilih jalan yang salah karena merasa tidak memiliki pilihan lain. Persahabatan kemudian menjadi satu-satunya tempat mereka saling menguatkan.
Sutradara Edy Khemod mengatakan film panjang pertamanya memang menjadi tantangan tersendiri. “Menyutradarai film panjang pertama itu keputusan yang cukup nekat, apalagi setting-nya di tengah festival musik yang sangat besar,” ujar Edy dalam keterangan resmi, Kamis, 13 Agustus 2026.
Menurutnya, suasana festival dan aksi pencopetan hanya menjadi bagian dari cerita yang lebih besar. Ia ingin menampilkan kehidupan orang-orang yang berada dalam kondisi terdesak dan akhirnya membangun keluarga melalui solidaritas.
“Kami ingin penonton merasakan bahwa di balik hiruk-pikuk festival dan aksi copet yang menegangkan. Ada emosi jujur tentang orang-orang terpinggirkan yang saling memilih untuk jadi keluarga,” katanya.
Produser Ernest Prakasa menilai pendekatan komedi membuat pesan sosial dalam film lebih mudah diterima penonton. Kritik terhadap kondisi kehidupan juga dikemas melalui humor dan drama persahabatan.
“Dengan kemasan yang jahil dan jenaka, pesan serius dan yang menjadi kritik di film ini. Serta kisah drama yang ada, bisa tersampaikan dengan renyah oleh Khemod,” ujar Ernest.
Bagi Iqbaal, film ini juga menjadi pengalaman baru, proses produksi film ini membuatnya menemukan lingkungan baru yang terasa seperti keluarga. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian yang paling berkesan baginya.
“Proses paling menyenangkan bagiku, aku secara harfiah menemukan keluarga baru di Operasi Pesta Copet. Bertemu dengan sahabat baru dan mentor yang selalu tidak pelit ilmu,” kata Iqbaal.
Film Operasi Pesta Copet diproduseri Ernest Prakasa, Dipa Andika, Iqbaal Ramadhan, dan James Erlangga. Film ini menjadi debut penyutradaraan Edy Khemod setelah sebelumnya aktif di industri musik.
Selain Iqbaal, Kristo, Zulfa, dan Kawai, film ini turut menghadirkan vokalis Sisitipsi, Fauzan Lubis, dalam debutnya di layar lebar. Operasi Pesta Copet dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....