Demi Film 'Operasi Pesta Copet', Iqbaal Ramadhan Jalani Latihan Mencopet

  • 22 Jul 2026 23:37 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemain film Operasi Pesta Copet menjalani pelatihan khusus dari pesulap profesional untuk mendalami peran sebagai pencopet dengan realistis.
  • Latihan dilakukan agar setiap adegan pencopetan tampil autentik tanpa memerlukan pemeran pengganti atau trik penyuntingan digital.
  • Film garapan Edy Khemod dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, dan Kawai Labiba.

RRI.CO.ID, Jakarta - Aktor Iqbaal Ramadhan mengungkapkan para pemain film Operasi Pesta Copet menjalani pelatihan khusus untuk mendalami peran sebagai pencopet. Latihan tersebut dilakukan agar setiap adegan pencopetan tampil realistis tanpa bantuan pemeran pengganti maupun trik penyuntingan.

Film garapan Edy Khemod itu juga dibintangi Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, dan Kawai Labiba. Para pemain mendapat pelatihan dari sejumlah pesulap profesional yang bertindak sebagai "coach copet".

"Jadi kita emang punya coach copet. Coach copetnya ini adalah pesulap, Bow Vernon, Aryo Pringgo, sama Dr. Frenos," kata Iqbaal saat konferensi pers di Plaza Senayan, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026.

Iqbaal menjelaskan proses pelatihan dimulai sejak masa persiapan produksi. Pada tahap awal, para pemain mengikuti sesi pendampingan secara daring melalui Zoom sebelum berlatih langsung.

Menurutnya, produser Ernest Prakasa sejak awal memiliki visi agar seluruh adegan pencopetan dilakukan langsung oleh para aktor. Karena itu, tim produksi tidak ingin menggunakan stuntman maupun mengandalkan efek penyuntingan.

"Dari awal Ko Ernest bilang dia enggak mau kita sebagai aktornya dibantu stuntman untuk adegan copetnya. Ko Ernest juga enggak mau adegan pencopetan itu dilakukan oleh editor film," ujarnya.

Iqbaal mengatakan seluruh pemain menghabiskan waktu lebih dari satu bulan untuk mempelajari berbagai teknik pencopetan. Mereka tidak hanya melatih ketangkasan tangan, tetapi juga mempelajari cara mengalihkan perhatian korban.

"Kita enggak cuma belajar teknis, kita belajar jurus-jurus pengalihannya, misfokus dan distraksi. Kita sampai dipresentasikan pakai slides buat belajar," ucapnya.

Suasana konferensi pers pun sempat diwarnai demonstrasi teknik pencopetan yang dipelajari para pemain. Aksi tersebut diperagakan sebagai gambaran proses pendalaman karakter yang dilakukan sebelum syuting.

Dalam simulasi itu, Kristo Immanuel berperan sebagai sasaran pencopetan. Zulfa Maharani bertugas mengalihkan perhatian korban, sementara Iqbaal Ramadhan mengambil dompet dengan bantuan Kawai Labiba sebagai rekan operasinya.

Demonstrasi tersebut memperlihatkan bagaimana aksi pencopetan dalam film dibangun melalui koordinasi antarpemain dan teknik distraksi. Seluruh adegan itu merupakan hasil latihan intensif yang dijalani para pemain selama masa persiapan produksi.

Operasi Pesta Copet dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026. Film ini mengangkat kisah empat anak muda yang terdesak kondisi ekonomi hingga nekat melakukan aksi pencopetan di sebuah festival musik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....