Film 'Juminten Edan' Hadirkan Miniatur Konflik Keluarga Indonesia
- 17 Jul 2026 15:56 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Film 'Juminten Edan' gandeng dua production house, Mercusuar Films dan Digital Frame Production.
- Produser Anggia Novita sebut antusias dengan kolaborasi ini.
- Sutradara Jonathan Ozoh dan Dedy Mercy memilih tema keluarga untuk mencerminkan hubungan keluarga Indonesia seperti relasi mertua-menantu dan anak-ibu mertua.
RRI.CO.ID, Jakarta - Mercusuar Films berkolaborasi dengan bersama Digital Frame Production menghadirkan film 'Juminten Edan'. Tentang seorang perempuan penyandang disabilitas dengan trauma masa lalu, menghantui hingga berdampak pada orang-orang di sekitarnya.
Produser Anggia Novita mengaku menyambut antusias kolaborasi tersebut. "Ceritanya bagus, benang merahnya jelas banget, Makanya saya berminat banget bekerja sama," ucapnya di Press Conference Epicentrum XXI, Kamis, 17 Juli 2026..
Sementara itu, sutradara Jonathan Ozoh menyampaikan bahwa tema keluarga dipilih untuk film ini karena dekat dengan kehidupan di Indonesia. Bersama sutradara Dedy Mercy, ia mencoba menggabungkan dua ide untuk menghasilkan kisah Juminten.
“Kami mengambil tema keluarga dengan menjadikan Juminten Edan sebagai miniatur dari kisah keluarga Indonesia. Bagaimana hubungan antara mertua dan menantu, anak dan ibu mertua, itu yang kisahnya coba kita ambil," ujarnya.
"Pak Dedy punya konsep ceritanya, dia ngomong soal masalah orang siapa yang waras dan tidak. Kemudian saya yang mengembangkan cerita, dan ada beberapa hal yang mau diterobos juga dari film ini," kata penulis Alim Sudio, menjelaskan diskusi pembuatan film bersama Pak Dedy.
Juminten Edan dibintangi oleh Meisya Amira dan sejumlah aktor dan aktris ternama. Dimas Aditya sebagai Manto, Anne J Coto sebagai Salma, Kukuh Prasetyo sebagai Marlan turut melengkapi jajaran cast.
Adapun Deden Bagaskara sebagai Kadir, Bambang Oeban sebagai Kakek Juminten. Deretan pemain lainnya turut memperkuat cerita, di antaranya Wina Marrino sebagai Farida, dan Maria Lituhayu sebagai Juminten Kecil. (Shafira Nursyifa)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....