Pemeran "Juminten Edan" Jalani Workshop Bahasa Isyarat hingga Fighting
- 17 Jul 2026 14:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Para pemeran film 'Juminten Edan' mengikuti workshop bahasa isyarat, pendalaman karakter, dan latihan adegan laga selama dua minggu dengan pelatih tuna rungu.
- Meisya Amira memerankan karakter tuna wicara dan harus menguasai bahasa isyarat meski awalnya belum pernah mempelajarinya sebelumnya.
- Seluruh lokasi syuting merupakan tempat asli yang jarang digunakan untuk produksi film, membantu aktor membangun suasana cerita yang autentik.
RRI.CO.ID, Jakarta – Para pemeran film “Juminten Edan” menjalani berbagai persiapan sebelum proses syuting dimulai. Mereka mengikuti workshop bahasa isyarat, pendalaman karakter, hingga latihan adegan laga.
Pemeran Juminten, Meisya Amira, mengaku perannya menjadi tantangan baru dalam karier aktingnya. Ia harus mempelajari bahasa isyarat untuk memerankan karakter tuna wicara.
"Menurutku sangat sulit dan challenging banget karena aku belum pernah belajar sebelumnya. Dengan adanya proses, semua berjalan dengan lancar." katanya saat menghadiri konferensi pers di Epicentrum XXI, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.
Meisya mengatakan para pemain berlatih bersama pelatih tuna rungu selama dua minggu. Ia juga rutin mempelajari bahasa isyarat sebelum menjalani setiap adegan.
Pemeran Manto, Dimas Aditya, mengatakan lokasi syuting turut membantu para pemain membangun suasana cerita. Menurutnya, seluruh lokasi yang digunakan merupakan tempat asli yang jarang menjadi lokasi produksi film.
"Semua lokasinya memang real dan sulit dijangkau. Set-set yang dipilih sangat membantu kami mendapatkan feel sebagai warga kampung." ujar Dimas.
Selain bahasa isyarat, Meisya juga mengikuti workshop adegan laga selama lima hari. Latihan tersebut dilakukan untuk mempersiapkan sejumlah adegan fisik dalam film.
"Awalnya kaku banget karena gak punya basic fighting. Tapi karena terus latihan, akhirnya semua bisa tereksekusi dengan baik." kata Mesiya.
Meisya menambahkan seluruh proses latihan berlangsung dengan pendampingan tim produksi. Menurutnya, persiapan tersebut membuat setiap adegan dapat dijalankan dengan aman dan maksimal. (Rahmania Ulfah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....