Film 'Jangan Buang Ibu' Kisah Drama Keluarga Penuh Haru Garapan Leo Pictures

  • 14 Jun 2026 16:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mengangkat kisah emosional Ibu Ristiana yang harus tinggal di panti jompo karena anak-anaknya, film produksi Leo Pictures ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 25 Juni 2026.
  • Nirina Zubir didapuk sebagai pemeran utama dan ditantang memainkan karakter Ibu Ristiana dalam tiga fase usia berbeda, yaitu 40, 50, hingga 60 tahun.
  • Disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu, film ini juga bertabur bintang populer seperti Refal Hady, Amanda Manopo, Basmalah Gralind, hingga Dwi Sasono.

RRI.CO.ID, Jakarta - Film produksi Leo Picture, Jangan Buang Ib, siap menyapa penonton bioskop pada Juni 2026. Film ini bercerita tentang seorang ibu yang tinggal di panti jompo setelah ketiga anaknya tak mampu lagi merawatnya.

Jangan Buang Ibu disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu. Film ini diproduseri oleh Agung Saputra dengan naskah oleh Widya Arifianti.

Berkisah tentang Ibu Ristiana, seorang ibu yang sepanjang hidupnya mengorbankan waktu dan tenaga demi membesarkan anak-anaknya. Namun ketika usia senja tiba, ia justru dihadapkan pada kenyataan pahit harus berpisah dari keluarganya.

Agung Saputra mengatakan Jangan Buang Ibu hadir sebagai pengingat tentang pentingnya menghargai dan memuliakan sosok ibu. Tidak hanya menyuguhkan drama keluarga, tetapi juga mengajak penonton merenungkan kembali arti seorang ibu dalam kehidupan.

"Jangan Buang Ibu adalah sebuah kisah yang akan mengajak kita kembali memahami arti cinta, pengorbanan, dan kehadiran seorang ibu dalam hidup kita. Semoga kita juga bisa berefleksi untuk terus bisa memuliakan seorang ibu yang telah melahirkan kita," ujar Agung dalam keterangan tertulis.

Salah satu daya tarik film ini adalah transformasi akting Nirina Zubir yang memerankan karakter Ibu Ristiana. Dalam film tersebut, Nirina dituntut memainkan karakter yang berada dalam tiga fase usia berbeda, mulai dari usia 40-60 tahunan.

Perubahan itu tidak hanya terlihat dari tata rias dan penampilan fisik, tetapi juga dari cara berbicara, gestur tubuh, hingga ekspresi. Tantangan tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi Nirina selama proses produksi.

Menurut Nirina, memerankan karakter dalam rentang usia yang berbeda bukan perkara mudah. Ia harus membayangkan bagaimana dirinya akan berubah dua dekade mendatang, termasuk dalam cara berjalan, berbicara, dan memandang kehidupan.

"Di film Jangan Buang Ibu, saya mendapat tantangan untuk memerankan karakter dengan tiga periode usia yang berbeda. Setiap gerak-gerik, cara berjalan, dan tatapan mata harus berubah mengikuti usia karakter," kata Nirina.

Film ini turut dibintangi Refal Hady, Amanda Manopo, Saputra Kori, Basmalah Gralind. Hadir juga Erika Carlina, Dwi Sasono, Saskia Chadwick, Fadly Faisal, serta sejumlah pemain lainnya.

Menjelang penayangan, film ini telah menggelar rangkaian gala premiere di 20 kota di Indonesia. Antusiasme penonton disebut cukup tinggi dengan sejumlah pemutaran yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Bagi Refal, film ini menjadi pengingat tentang besarnya peran seorang ibu dalam kehidupan anak-anaknya. Pengalaman membintangi film tersebut juga membuatnya semakin merindukan sosok sang ibu yang telah tiada.

"Seorang ibu adalah sosok yang tidak pernah tergantikan. Film ini menjadi pembelajaran dan refleksi yang sangat berarti bagi saya," ujarnya.

Mengangkat tema keluarga yang hangat sekaligus emosional, Jangan Buang Ibu dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 25 Juni 2026. Film ini diharapkan dapat menjadi ruang refleksi bagi penonton mengenai pentingnya menghargai dan merawat orang tua.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....