Stephane Mechati Tekankan Persatuan Keberagaman lewat Festival Film EoS 2026

  • 26 Mei 2026 19:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Stephane Mechati menegaskan bahwa persatuan dalam keberagaman adalah filosofi penting untuk membangun masa depan bersama.
  • Stephane Mechati menekankan bahwa tantangan global hanya dapat dihadapi melalui kerja sama, dengan diplomasi sebagai penghubung di bidang politik, keamanan, dan ekonomi.
  • Lilla Karsay menyoroti pentingnya akses festival yang tidak hanya terpusat di Jakarta, tetapi juga menjangkau daerah.

RRI.CO.ID, Jakarta - Deputi Kepala Perwakilan Uni Eropa untuk Indonesia, Stephane Mechati menyoroti pesan utama dalam festival Europe on Screen 2026. Ia menegaskan, pesan utama yang ingin disampaikan melalui festival tersebut adalah pentingnya persatuan dalam keberagaman.

Ia menyampaikan bahwa prinsip tersebut bukan sekadar slogan. Melainkan sebuah filosofi yang menjadi dasar dalam membangun hubungan antarmanusia dan antarbangsa.

"Untuk memahami satu sama lain adalah cara membangun masa depan bersama. Kita harus menghadapi tantangan global secara bersatu semaksimal mungkin," katanya saat ditemui wartawan usai konferensi pers Europe on Screen 2026, Institut Francais d'Indonesie (IFI), Jakarta Pusat, Selasa, 26 Mei 2026.

Menurutnya, festival tersebut diharapkan dapat menghadirkan budaya toleransi dan saling pengertian di tengah masyarakat yang majemuk. Ia menekankan bahwa pemahaman yang lebih baik antarindividu menjadi kunci dalam membangun masa depan bersama.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa berbagai tantangan global hanya dapat dihadapi apabila seluruh pihak mampu bekerja sama secara bersatu. Dalam konteks tersebut, diplomasi penting membangun kerangka kemitraan di berbagai bidang politik, keamanan, perdagangan, dan ekonomi secara global.

Ia juga menegaskan bahwa pada dasarnya manusia memiliki kesamaan sebagai makhluk sosial yang memiliki perasaan dan emosi. Oleh karena itu, sebelum membahas kerja sama, pemahaman antarmanusia menjadi hal yang paling utama dalam hubungan internasional.

"Pada akhirnya kita adalah manusia. Sehingga kita perlu saling memahami terlebih dahulu," ucapnya.

Duta Besar Hungaria untuk Indonesia, Lilla Karsay mengatakan bahwa ada perbedaan perkembangan festival film di Eropa dan Indonesia. Perbedaan tersebut terletak pada aspek aksesibilitas, keterlibatan, serta perluasan jangkauan penonton.

Menurutnya, dari sisi penyelenggaraan, penting bagi pihak organisator untuk memastikan keterlihatan dan keterjangkauan acara bagi publik secara luas. Ia menegaskan bahwa setiap kedutaan memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh masyarakat dapat mengakses program festival.

"Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk memastikan masyarakat ikut terlibat. Tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di daerah," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....