Palari Films Hadirkan Film 'Desember Jani', Jadi Film All Women Project
- 24 Mei 2026 16:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Palari Films memperkenalkan film 'Desember Jani' yang menjadi proyek all women production.
- Film 'Desember Jani' mengangkat kisah hubungan tiga generasi perempuan dalam satu keluarga.
- 'Desember Jani' dibintangi Sigi Wimala, Tutie Kirana, Chempa Puteri, dan Hyori Mika.
RRI.CO.ID, Jakarta - Palari Films memperkenalkan film terbaru berjudul Desember Jani yang akan tayang pada 22 Desember 2026. Film ini menjadi proyek spesial karena seluruh jajaran utama, mulai penulis, sutradara, produser, hingga pemeran utamanya diisi oleh perempuan.
Film Desember Jani menjadi debut film panjang bagi sutradara dan seniman visual Ariani Darmawan. Naskah film ditulis oleh novelis sekaligus penyair pemenang penghargaan, Cyntha Hariadi, yang untuk pertama kalinya terlibat sebagai penulis film.
Sementara itu, film ini diproduseri oleh Meiske Taurisia bersama Muhammad Zaidy. Kehadiran para sineas perempuan disebut menjadi kekuatan utama dalam proses kreatif film tersebut.
“Seluruh pembuatnya hingga pemerannya adalah perempuan, dengan cerita yang juga sangat dekat dengan perempuan. Terutama untuk seorang ibu dan anak perempuan,” ujar Meiske Taurisia dalam keterangan tertulis.
Desember Jani mengangkat kisah tentang tiga generasi perempuan dalam satu keluarga yang perlahan kehilangan cara untuk saling berkomunikasi. Di tengah hubungan yang renggang itu, sosok Jani berusaha menjadi penghubung agar keluarganya kembali saling memahami.
Film ini menghadirkan tema tentang hubungan keluarga, jarak emosional antargenerasi, hingga keberanian untuk memulai kembali. Cerita tersebut dikemas dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari keluarga Indonesia.
“Bersama Palari Films, saya bisa mengeksplorasi gagasan kreatif dengan lebih leluasa. Bandung juga dipilih sepenuhnya sebagai latar film dan punya nilai sentimental tersendiri untuk saya,” kata Ariani Darmawan.
Film Desember Jani dibintangi Chempa Puteri, Sigi Wimala, Tutie Kirana, serta pendatang baru Hyori Mika. Masing-masing karakter disebut membawa lapisan emosi berbeda dalam cerita keluarga tersebut.
Tutie Kirana memerankan Oma Peggy, sosok lansia yang menunjukkan kasih sayang lewat tindakan. Sigi Wimala berperan sebagai Winnie, seorang ibu yang menyimpan rasa bersalah, sementara Hyori Mika memerankan Julia si anak sulung.
Di sisi lain, Chempa Puteri dipercaya memerankan Jani, remaja berusia 13 tahun yang berusaha menyatukan keluarganya kembali. Peran tersebut menjadi pengalaman pertama Chempa sebagai pemeran utama film layar lebar.
“Untuk persiapannya, aku latihan chemistry dengan Mama Sigi, Oma Tutie, Ibu Rani sebagai sutradara, dan Bu Dede sebagai produser. Aku belajar banyak dari orang-orang hebat di film ini,” ujar Chempa Puteri.
Bagi Sigi Wimala, keterlibatannya dalam film ini terasa seperti menemukan keluarga baru setelah cukup lama tidak tampil di layar lebar. Ia menilai proses produksi film berjalan nyaman karena para pemain diberi waktu membangun kedekatan secara alami.
Sementara itu, Hyori Mika mengaku senang dipercaya memerankan Julia di debut film panjangnya. Menurutnya, karakter tersebut dapat mewakili keresahan banyak anak muda tentang batasan diri dan pencarian jati diri.
“Saya memerankan Oma Peggy, sosok yang sudah lanjut usia tapi masih bikin usaha lumpia. Sebagai perempuan memang harus berdaya, bahkan di saat sudah lanjut usia,” ujar Tutie Kirana.
Film Desember Jani dijadwalkan tayang di bioskop menjelang Hari Ibu pada 22 Desember 2026. Momentum tersebut dinilai selaras dengan cerita film yang menyoroti perempuan, keluarga, dan hubungan emosional antargenerasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....