Bima Azriel dan Rey Bong Cerita Dinamika Persahabatan Ambisius di 'Nobody Loves Kay'

  • 11 Mei 2026 20:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Bima Azriel tertarik membintangi Nobody Loves Kay karena merasa dekat dengan visi sutradara Bernardus Raka.
  • Karakter Kay dan Ido digambarkan sama-sama ambisius, tetapi memiliki cara berbeda mengejar mimpi.
  • Rey Bong menyebut proses produksi film dipenuhi semangat kreatif anak muda.

RRI.CO.ID, Jakarta - Aktor Bima Azriel mengungkap ketertarikannya membintangi film Nobody Loves Kay berawal dari versi film pendek. Menurutnya, cerita dan gaya penyutradaraan Bernardus Raka langsung membuat dirinya yakin untuk terlibat dalam film tersebut.

Bima mengatakan dirinya sudah menyukai cerita film itu sejak pertama kali melihat versi short movie. Tak lama setelahnya, ia kembali diajak berdiskusi oleh tim produksi untuk mengembangkan proyek tersebut menjadi film panjang.

“Gue memang udah suka ceritanya dan udah percaya banget sama Raka. Visi dia dan cara dia ngedirect menurut gue mantep,” ujar Bima dalam sesi press conference di XXI Senayan City, Jakarta, Senin 11 Mei 2026.

Dalam film ini, Bima memerankan karakter Kay yang terinspirasi dari kisah hidup pro player ONIC, Kairi Rayosdelsol. Ia menilai karakter Kay memiliki perjuangan yang kuat karena harus menghadapi keterbatasan ekonomi dan tekanan dari keluarga.

Menurut Bima, Kay digambarkan sebagai sosok yang tetap teguh mengejar mimpi menjadi pro player meski kurang mendapat dukungan orang tuanya. Ia menyebut karakter tersebut sangat dekat dengan realitas banyak anak muda saat ini.

“Dia punya pressure dari orang tuanya yang sebenarnya kurang support dia jadi seorang pro player. Tapi dia tetap yakin sama apa yang dia kejar,” katanya.

Karakter Kay, dijelaskannya memiliki konflik emosional berbeda ketika berada di rumah dan saat bersama teman-temannya. Di rumah, Kay harus menghadapi tekanan keluarga, sementara diluar ia juga dihadapkan pada konflik persahabatan dan pencarian jati diri.

Sementara itu, Rey Bong yang memerankan karakter Ido mengatakan proses produksi terasa nyaman karena dibangun dengan semangat anak muda. Ia menyebut suasana kerja selama syuting membuat para pemain bebas mengembangkan ide dan dinamika karakter.

Menurut Rey, karakter Ido memiliki ambisi besar yang hampir sama dengan Kay. “Ido sama-sama ambisius dengan Kay, tapi mereka punya mekanisme yang berbeda,” ujarnya.

Ia menjelaskan Ido adalah sosok yang lebih terarah dan sudah menyiapkan langkah-langkah untuk mencapai mimpinya. Dinamika antara Ido dan Kay pun menjadi salah satu elemen penting dalam cerita film tersebut.

Rey menilai hubungan dua karakter yang sama-sama keras kepala itu akan menghadirkan konflik menarik sepanjang film. Ia juga mengaku sangat menikmati proses pengembangan karakter bersama para pemain lain dan sutradara.

Film Nobody Loves Kay dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026. Selain Bima Azriel dan Rey Bong, film ini juga dibintangi Joshia Frederico, Aurora Ribero, dan Melati Sesilia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....