Kemenbud Apresiasi Pelestarian Budaya Batak Lewat Huta Art-Space
- 08 Feb 2026 14:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Tapanuli Utara - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) mengapresiasi upaya pelestarian sejarah dan budaya Batak melalui Huta Art Space. Ruang seni tersebut didirikan oleh fotografer Indonesia, Edward Tigor Siahaan pada 5 Desember 2024 lalu.
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon menilai ruang tersebut menjadi contoh pemajuan kebudayaan yang berangkat dari kecintaan budaya masyarakat lokal. "Apa yang dilakukan Bapak Tigor ini merupakan contoh bagaimana kecintaan pada budaya bisa memajukan kebudayaan nasional," katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Minggu, 8 Februari 2026.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kehadiran ruang seni tersebut mampu menunjukan kepedulian dan kecintaan terhadap budaya Indonesia. Baginya, wujudnya ruang seni tersebut sejalan dengan amanat konstitusi, yaitu memajukan kebudayaan nasional di tengah peradaban dunia.
Tidak hanya itu, ia juga mengapresiasi upaya Tigor Siahaan yang kembali ke kampung halaman dan membangun ruang budaya di Siborong-Borong. Pembangunan ruang seni tersebut ditujukan sebagai pusat kegiatan seni dan kebudayaan yang dirancang dan dikelola secara mandiri.
"Saya berterima kasih kepada Bapak Tigor yang telah membangun Huta Art Space sebagai satu kantong budaya. Tempat ini tidak hanya menjadi ruang pamer, tetapi juga ruang aktivitas budaya yang hidup dan dirancang sendiri oleh beliau," ujarnya.
Sementara itu, Maestro Fotografi Indonesia, Darwis Triadi menyampaikan bahwa pentingnya medium fotografi sebagai jembatan lintas generasi. Bahkan medium fotografi mampu menjadi cerminan jiwa sebuah bangsa.
"Fotografi bukan sekadar alat dokumentasi, tapi cermin jiwa sebuah bangsa. Dan Danau Toba punya jiwa yang sangat dalam," ujarnya, menegaskan.
Di sisi lain, Pendiri Huta Art Space, Edward Tigor Siahaan mengungkapkan alasan berdirinya ruang seni tersebut. Ia menjelaskan bahwa ruang kreatif ini lahir dari kegelisahan akan adanya ruang appresiasi seni di kawasan Danau Toba.
"Huta Art Space menjadi tempat untuk merasakan ‘art experience’. Dan juga upaya merawat identitas Batak dan kawasan Danau Toba," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....