“Made in Bali”, Hadirkan Dilema Cinta Remaja Berbalut Budaya Bali

  • 16 Feb 2025 10:43 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Dilema antara cinta semasa kecil, atau cinta terhadap orang yang sudah menjadi pilihan orangtua, akan hadir dalam film drama romance terbaru persembahan Josh Pictures, "Made in Bali." Romansa remaja yang dibalut dengan latar budaya Bali ini, akan membuat cerita film semakin magis dan romantis.

Film “Made in Bali” Disutradarai oleh J.P. Yudhi dan diproduseri oleh Joseph Tarigan. Bahkan Joseph Tarigan juga turut menjadi produser eksekutif bersama Jemima Tarigan, Roy Shakti, Laudamus, Arianto Widjaja, dan Albert Tjandranegara. Film ini dibintangi oleh Rayn Wijaya, Vonny Felicia, Bulan Sutena, Naomi Hitanayri, Victor Agustino, Gusti Harindra, Roja Itakimo, Jaloe, Wina Marino, Nobuyuki Suzuki, Tri Ningtyas, Dian Sidik, dan Siska Salman.

Skenarionya sendiri ditulis oleh penulis peraih nominasi Piala Citra FFI 2024 Oka Aurora. Ia mengatakan salah satu hal yang paling menarik adalah ketika ia melakukan riset untuk ceritanya. Oka banyak bertemu dengan seniman-seniman wayang dan anak-anak muda Bali.

"Awalnya, ini cerita cinta segitiga biasa. Tapi setelah ngobrol sama Ray Nayoan, sebagai kreator tokoh Made, Ray kasih ide untuk membuat Made sangat lokal. Ide dalang muda ini didapat dari Ray. Lalu muncul dari kami berdua ide menggabungkan wayang dengan anime dan dengan music j-rock (Japan Rock). Dari situlah tiga karakter utama dikembangkan," kata penulis skenario "Made in Bali" Oka Aurora melalui media rilis yang diterima rri.co.id.

Sinopsis “Made in Bali”

Berkisah tentang seorang dalang muda wayang kulit Bali, Made (diperankan Rayn Wijaya), bersama sahabat semasa kecilnya yang selalu menemani, Niluh (Vonny Felicia), serta perempuan yang dijodohkan dengan Made, Putu (Bulan Sutena).

Made adalah dalang wayang kulit Bali, sementara Putu, merupakan anak dari perajin wayang kulit. Keduanya selalu bersama-sama. Layaknya hidup Made yang sudah ditentukan, kepada seni wayang kulit Bali ia mengabdi, dan kepada Putu lah Made akan memberikan kasih sayang dan cinta sepenuh hatinya. Namun, seiring berjalan waktu, hati Made berkata lain. Hatinya, sebenarnya untuk Niluh.

Apa yang akan terjadi selanjutnya? Saksikan kelanjutan di bioskop seluruh Indonesia pada 20 Februari 2025.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....