The Rain Tetap Produktif di Tahun ke-23

  • 28 Jan 2025 15:01 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: The Rain kembali membuktikan eksistensinya di industri musik dengan merilis lagu baru berjudul “Di Bawah Hujan”. Band asal Yogyakarta ini tetap produktif di tahun ke-23 tanpa mengalami pergantian personel.

The Rain yang digawangi Indra Prasta (vokal/gitar), Iwan Tanda (gitar/vokal), Ipul Bahri (bass/vokal), dan Aang Anggoro (drum/vokal) terus berkarya dalam bermusik. Meski lagu-lagu lama seperti “Dengar Bisikku”, “Terlatih Patah Hati”, dan “Gagal Bersembunyi” masih digemari, mereka tetap menciptakan karya baru untuk para penggemarnya.

“Kami sangat mensyukuri keberhasilan lagu-lagu lama kami,” ujar Indra Prasta. “Tapi, rasanya menyenangkan bisa terus menantang diri sendiri dengan menciptakan karya baru. Popularitas itu bonus; yang terpenting adalah prosesnya.”

Lagu “Di Bawah Hujan” bercerita tentang ketenangan dalam menghadapi masa sulit. Aransemen lagu ini mengombinasikan dentingan keyboard lembut dengan gebukan drum yang bertenaga, menciptakan dinamika unik dalam musiknya.

Menurut Iwan Tanda, lagu ini memiliki energi yang kuat saat dibawakan di panggung. “Sepertinya ‘Di Bawah Hujan’ akan cocok menjadi lagu pembuka konser. Emosinya seperti roller coaster, mulai dari lirih hingga klimaks yang penuh tenaga,” kata Iwan menjelaskan.

Proses kreatif lagu ini juga terbilang menarik. The Rain memutuskan untuk merilis “Di Bawah Hujan” setelah sahabat lama mereka, fotografer dan videografer Putra Djohan, mengajak mereka untuk berkolaborasi dalam pembuatan video musik.

“Kami bahkan belum memilih lagu mana yang akan jadi single,” ujar Ipul Bahri. “Tapi setelah Putra datang dengan konsepnya, lagu ini terasa pas. Sepertinya memang sudah jalannya.”

Kerjasama ini menjadi momen nostalgia bagi The Rain dan Putra Djohan yang telah bersahabat sejak masa kuliah di Universitas Gadjah Mada atau UGM. Putra, yang kini dikenal sebagai fotografer dan videografer, pernah menjadi fotografer pertama The Rain saat mereka merintis karier.

“Rasanya seperti reuni,” kata Aang Anggoro. “Kami senang bisa berkarya bersama sahabat lama dan melihat bagaimana perjalanan masing-masing telah berkembang.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....