Madihin Pro4 RRI Banjarmasin: Abu Nawas Manjual Raja
- 23 Okt 2024 07:41 WIB
- Banjarmasin
KBRN, Banjarmasin: Abu Nawas adalah salah satu penyair besar dalam tradisi sastra Arab. Karyanya sering menggambarkan kehidupan sehari-hari, baik tentang cinta, sosial dan kadang juga terselip humor. Kisah ini tentu saja mengandung pesan moral yang baik didalamnya.
Hadir dalam acara Madihin Syair Bakisah, H. Anang syahrani menyajikan cerita "Abu Nawas manjual raja". Sang Maestro Madihin yang sudah berkelana dengan gendangnya hingga mancanegara itu mengawali kisahnya dengan mengungkapkan bahwa Sultan Hasan Nurasyid yang penuh lelucon dan juga tantangan merasakan ia dilecehkan oleh Abu Nawas.
"Kisah-kisah Abu Nawas memang menggambarkan dinamika unik antara penguasa dan penasihatnya. Kadang kebijakan bisa datang dari sumber yang tak terduga," katanya.
Dari kisah 'Abu Nawas Manjual Raja' ada keisengan tersendiri. Sultan selaku raja dijual Abu Nawas sebagai budak untuk mengolah kayu dan itu tentu saja dirasakan Sultan begitu berat.
Namun dengan kecerdikan Abu Nawas maka Sultan turun ke lapangan dengan melepas identitasnya sebagai seorang raja. Di situlah ia melihat masih ada perdagangan orang.
Maka dengan kejadian itu, Sultan sebagai raja tidak cukup hanya mendengar laporan saja tapi juga harus melihat dan merasakan langsung apa yang ada dan terjadi di masyarakat.
"Kalau mendapat amanah itu harus luruskan niat, agar maslahat bisa melayani rakyat," ujar Anang, menegaskan.
Itulah sebagian isi syair yang disampaikan H. Anang Syahrani di acara Madihin Syair Bakisah Pro4 RRI banjarmasin, Selasa (22/10/2024).
"Kisah Anu Nawas diharapkan bisa menjadi sumber inspirasi bagi siapa saja bahwa apapun profesi kita hendaknya bisa memegang amanat dengan baik, yakni amanat untuk rakyat," katanya sekaligus menutup acara dengan Madihin diiringi tepukan gendang kesayangannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....