Wujudkan Gereja Ramah Anak, Kemenag Minta Dukungan Pimpinan Gereja dan Orang Tua
- 06 Jul 2026 20:23 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli – Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen secara aktif mengimbau seluruh pimpinan gereja dan orang tua untuk mendukung penuh Program Gereja Ramah Anak (GRA). Langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan tempat ibadah yang aman, inklusif, dan melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan.
“Pemerintah telah menekankan bahwa rumah ibadah harus menjadi ruang publik yang mendukung tumbuh kembang anak berbasis iman dan kasih. Melalui Program Gereja Ramah Anak (GRA) ini menjadi langkah strategis yang sangat positif dari Kementerian Agama untuk memastikan rumah ibadah menjadi ruang aman bagi tumbuh kembang generasi muda,” ujar Kasi Bimas Kristen pada Kantor Kementerian Agama kota Gunungsitoli Saroedi Gea, Senin 6 Juli 2026.
Langkah ini diperkuat melalui SK Dirjen Bimas Kristen Nomor 317 Tahun 2024. Untuk mensukseskan program ini, Kemenag menegaskan perlunya sinergi kuat dari pimpinan gereja, pelayan jemaat, dan orang tua.
“Gereja bukan hanya menjadi pusat ibadah ritual semata, melainkan juga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, iman, dan sosial anak. Program ini hadir untuk memenuhi hak anak untuk beribadah dan bertumbuh dengan aman, melindungi anak dari segala bentuk diskriminasi, perundungan, dan kekerasan fisik maupun seksual dan menjadikan gereja sebagai tempat berkumpul yang positif, inovatif, dan rekreatif,” kata Saroedi.
Pihak Kemenag kota Gunungsitoli juga mengimbau seluruh gereja untuk membentuk tim GRA dengan fokus utama melindungi anak-anak dari kekerasan. Selain itu, Kemenag juga mengimbau para orang tua agar tidak membiarkan anak-anak bekerja mencari nafkah, melainkan memberikan mereka kesempatan untuk fokus bermain dan belajar
“Kepada seluruh gereja kami himbau untuk membentuk tim GRA dengan focus utama anak-anak terhindar dari kekerasan, dan orangtua juga kita himbau untuk tidak membiarkan anak-anak sebagai pencari nafkah namun memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengisi waktunya untuk bermain dan belajar,” ujarnya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....